Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Kejagung Geledah Tiga Lokasi terkait Kasus Jiwasraya

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 07 Februari 2020 15:37
Jakarta: Kejaksaan Agung melakukan menggeladah tiga lokasi berbeda terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Objek yang digeledah yakni dua rumah pribadi dan satu kantor perusahaan swasta.
 
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Febri Adriansyah menjelaskan penggeledahan dilakukan pada Kamis, 6 Februari 2020, hingga Jumat dini hari, 7 Februari 2020. Kejagung menduga aset tersebut terkait dengan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.
 
"Satu rumah di Kembangan (Jakarta Barat), satu lagi di Sunter (Jakarta Utara), dan yang kantor di Senayan (Jakarta Selatan)," ujar Febri di Kompleks Kejaksaan Agung, Jumat, 7 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kejagung Geledah Tiga Lokasi terkait Kasus Jiwasraya
Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. Foto: Medcom.id/Cindy
 
Kejagung menetapkan satu tersangka baru kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya, Kamis, 6 Februari 2020. Tersangka baru itu merupakan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.
 
Joko disangka melanggar Pasal 2 Undang-Undang 31 Tahun 1999 sebagaimama diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Joko diduga memiliki keterkaitan melakukan korupsi dengan tersangka sebelumnya.
 
Kejagungsebelumnya menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Mereka ialah mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan.
 
Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.
 
Kelimanya dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif