Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: Datang Dulu ke Jakarta

Candra Yuri Nuralam • 25 September 2022 08:53
Jakarta: Gubernur Papua Lukas Enembe berharap status pencegahannya dicabut untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mau memberikan restu untuk Lukas berobat ke luar negeri dengan syarat harus diperiksa oleh tim medisnya di Jakarta.
 
"Kami juga harus pastikan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tersangka lebih dahulu ketika ia sudah sampai di Jakarta," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu, 25 September 2022.
 
Ali mengatakan pihaknya memahami kesehatan Lukas penting. Berobat juga merupakan hak dasar manusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, status hukum Lukas saat ini merupakan tersangka kasus dugaan korupsi yang sudah dicegah. Sehingga, izin untuk berobat ke luar negeri harus mendapatkan restu dari penegak hukum.
 
Lukas diharap datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pada Senin, 26 September 2022. KPK bakal menyiapkan tim medisnya untuk memeriksa kesehatan Lukas sebelum interogasi berlangsung.
 
"KPK juga telah memiliki tenaga medis khusus dalam melakukan pemeriksaan baik terhadap saksi ataupun tersangka yang dipanggil KPK," ujar Ali.
 
Lukas diharap tidak segan menggunakan fasilitas medis KPK. Ali menjelaskan sudah banyak pihak yang memanfaatkan tenaga medisnya.
 
"KPK sebelumnya juga beberapa kali memberikan kesempatan dan penyediaan fasilitas kesehatan bagi saksi maupun tersangka pada perkara-perkara lainnya," tutur Ali.
 

Baca juga: Polda Papua Siagakan 1.800 Personel Usai KPK Kembali Panggil Lukas Enembe


 
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, minta bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia ingin supaya kliennya mendapatkan izin berobat ke Singapura.
 
"Saya atas nama tim hukum Gubernur meminta agar Presiden Jokowi memberikan izin beliau berobat ke luar negeri dalam rangka menyelamatkan nyawa dan jiwa Pak Gubernur," kata Stefanus di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 23 September 2022.
 
Menurut dia, izin dari Jokowi akan memudahkan pelayanan kesehatan yang akan didapatkan Lukas. Kondisi kesehatan Lukas diklaim bakal mengkhawatirkan bila tak mendapat pelayanan kesehatan yang prima.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif