Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra

Kasus Baru, Bupati Nonaktif PPU Diduga Menyalahgunakan Dana Penyertaan Modal

Candra Yuri Nuralam • 01 Agustus 2022 15:52
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud. Dia diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam penyertaan modal di wilayahnya.
 
"Dugaan tindak pidana tersebut berupa penyalahgunaan wewenang pada penyertaan modal di Perusahaan Umum Daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2019 sampai dengan 2021," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 1 Agustus 2022.
 
KPK sudah menentukan tersangka dalam kasus baru ini. Ali enggan memerinci nama tersangkanya. Namun, Gafur diduga terlibat dalam kasus ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengumuman para pihak sebagai tersangka, uraian dugaan perbuatan pidana dan pasal-pasal yang disangkakan akan kami sampaikan setelah proses penyidikan ini cukup yang kemudian dilakukan upaya paksa penangkapan maupun penahanan," ujar Ali.
 

Baca: Andi Arief Akui Terima Rp50 Juta dari Bupati Nonaktif PPU


KPK bakal memanggil beberapa saksi untuk mendalami kasus baru yang diduga menjerat Gafur ini. Para saksi yang dipanggil diharapkan kooperatif memenuhi panggilan penyidik.
 
"KPK mengimbau agar pihak-pihak yang dipanggil sebagai saksi selama proses penyidikan, untuk kooperatif hadir dan menerangkan dengan jujur di hadapan tim penyidik," tutur Ali.
 
Masyarakat diharapkan ikut memantau kasus rasuah ini. Pemantauan dari masyarakat dibutuhkan untuk mengawasi perkembangan kasus yang dilakukan KPK.

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif