Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Cindy.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Cindy.

Polisi Tunggu Hasil Autopsi Korban Demo

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Cindy • 24 Mei 2019 19:48
Jakarta: Polisi masih menunggu hasil autopsi korban tewas dalam kericuhan demo penolakan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Tim investigasi masih mengumpulkan informasi terkait penyebab kematian para korban.
 
"Nunggu hasil investigasi tim yang sudah dibentuk, nanti akan di-update secara lengkap," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Mei 2019.
 
Menurut dia, Korps Bhayangkara masih memerlukan waktu untuk dalam membedah masalah ini. Pasalnya, pihaknya perlu mengumpulkan bukti serta hasil autopsi korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prosesnya harus sangat detail dan mengumpulkan dulu berbagai macam alat bukti di lapangan, melakukan pemeriksaan menyangkut peristiwa," ucap Dedi.
 
Lembaga imparsial dilibatkan dalam masalah ini, yakni Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) dan Setara Institute. Kepolisian akan menggelar rapat untuk menindaklanjuti kerja tim investigasi.
 
"Nanti rapat saya sampaikan rencana tindak lanjutnya bagaimana, nanti akan disampaikan step by step," tutur dia.
 
Dia juga menegaskan aparat yang bertugas saat aksi tak dibekali peluru tajam. Untuk itu, dugaan satu korban tewas akibat peluru tajam masih akan diindentifikasi.
 
"Nanti kami pilah penyebabnya, siapa pelaku akan kami kejar, kita sudah deteksi dari awal,” lanjutnya.
 
Baca: Anggota Brimob: Kami Asli Indonesia
 
Penyebab kematian korban aksi Rabu, 22 Mei 2019 masih simpang siur. Untuk memastikan penyebabnya, Polri membentuk tim investigasi untuk mengautopsi korban.
 
"Tim ini dipimpin oleh Irwasum Polri (Inspektur Pengawasan Umum Komjen Moechgiyarto) untuk mengetahui apa penyebabnya dan semua aspek yang ada pada korban dari massa perusuh," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Sejauh ini, Polri rampung mengidentifikasi tujuh korban meninggal akibat kerusuhan pada 21 dan 22 Mei 2019. Korban meninggal dikategorikan sebagai massa perusuh, bukan massa aksi damai.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif