Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Dok. Istimewa
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Dok. Istimewa

Sahroni: KPK Jawab Keraguan dengan OTT Walkot Bekasi

Anggi Tondi Martaon • 06 Januari 2022 14:40
Jakarta: Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi disambut baik. Lembaga Antirasuah dianggap mampu menjawab keraguan masyarakat terkait penanganan korupsi.
 
"Penangkapan ini menunjukkan bahwa berbagai kekhawatiran itu tidak terbukti, dan KPK tetap tajam dalam melakukan penangkapan. Mereka menjawab keraguan dengan prestasi," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Kamis, 6 Januari 2022.
 
Politikus Partai NasDem itu menyampaikan banyak pihak meragukan kinerja KPK era Firli Bahuri. Hal itu ditandai dengan berbagai isu miring menerpa Komisi Antirasuah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, kata dia, KPK tetap garang terhadap oknum pejabat negara yang nakal. Pencuri uang rakyat langsung ditangkap.
 
"Meski banyak yang meragukan, namun lembaga itu tetap berkomitmen dalam memberantas korupsi," kata dia.
 
Dia juga mengapresiasi kualitas kerja KPK. Mereka dianggap sangat hati-hati dalam menjalankan tugasnya tanpa ingar bingar.
 
"Tidak perlu gaduh, cukup dalam senyap, yang penting duit rakyat terselamatkan," ujar dia.
 
Baca: Firli: OTT Walkot Bekasi Catatan Buruk Pemberantasan Korupsi
 
Sebelumnya, KPK melakukan OTT pada 5 Januari 2022. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjadi salah satu pihak yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.
 
"Wali Kota Bekasi (Rahmat Effendi) dan beberapa orang yang terkait," kata Firli melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Januari 2022.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif