Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Medcom.id/Nur Azizah
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Medcom.id/Nur Azizah

Ketua DPRD DKI Beberkan Bukti Dugaan Korupsi Formula E ke KPK

Candra Yuri Nuralam • 22 Maret 2022 15:55
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Prasetyo diperiksa terkait dugaan rasuah penyelenggaraan ajang balap Formula E.
 
Edi mengaku membeberkan data penggunaan uang Rp180 miliar yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam penyelenggaraan ajang balap Formula E kepada penyidik.
 
"Mengenai Rp180 miliar uang yang sebelum menjadi Perda (peraturan daerah) APBD sudah dikeluarkan melalui Bank DKI, Dispora (dinas pemuda dan olahraga) itu saja," kata Edi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, Prasetyo membawa beberapa dokumen pendukung untuk memberikan informasi kepada penyidik terkait penggunaan dana tersebut. Dia menjelaskan soal kejanggalan permintaan dana yang diminta Pemprov DKI.
 
Kejanggalan itu karena Pemprov DKI keburu meminjam uang ke Bank DKI sebelum aturan disahkan. Menurut dia, Pemprov DKI sudah salah langkah dari awal.
 
"Mengenai penganggarannya kan dibahas di badan anggaran, nah dalam pembahasan badan anggaran, sebelum menjadi Perda, pinjamlah uang Dispora itu kepada Bank DKI Rp180 miliar, itu saja penekannya di situ," ujar Prasetyo.
 
Baca: KPK Cari Unsur Pidana dalam Kasus Dugaan Korupsi Formula E
 
Ini kali kedua KPK meminta keterangan Prasetyo terkait dugaan korupsi ajang balap Formula E. Sebelumnya, Prasetyo membawa satu bundel dokumen terkait ajang balap Formula E di Jakarta.
 
"Satu bundel dokumen sudah saya persiapkan mulai dari KUAPPAS, RAPBD sampai APBD. Semua saya serahkan kepada penyidik KPK. Saya harap dokumen itu membantu KPK selama proses penyelidikan," ujar Prasetyo, Selasa, 8 Februari 2022.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif