Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

BPK Yakin Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi ASABRI dan Jiwasraya

Nasional BPK kasus korupsi Kejaksaan Agung Jiwasraya ASABRI
Candra Yuri Nuralam • 01 Juni 2021 06:00
Jakarta: Kasus dugaan korupsi di PT ASABRI dan PT Jiwasraya disebut berkaitan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meyakini ada tersangka baru di kasus tersebut.
 
"Nama-nama yang ada di Jiwasraya juga ada di nama-nama ASABRI ini, dan juga mungkin ada nama-nama yang baru," kata Kepala BPK Agung Firman Sampurna di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin, 31 Mei 2021.
 
Agung mengatakan pihaknya hanya bisa menyampaikan kerugian negara. BPK tidak punya hak menetapkan tersangka maupun penahanan dalam kasus korupsi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 13 Perusahaan Didakwa Mencuci Uang di Kasus Jiwasraya, Merugikan Negara Rp10 T
 
Namun, BPK punya kuasa untuk menelusuri anggaran. Agung menyebut pihaknya mengetahui orang-orang yang melakukan pengeluaran dana dalam kategori korupsi melalui audit.
 
"Di dalamnya juga adalah konstruksi perbuatan melawan hukumnya, apa yang menyebabkan terjadinya kerugian negara tersebut. Nanti dari situ juga ada pihak-pihak yang bertanggung jawab," ujar Agung.
 
BPK telah memberikan nama-nama orang yang bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran tidak wajar ke penegak hukum. Selanjutnya, penegak hukum bisa menetapkan tersangka.
 
"Nantinya teman-teman aparat penegak hukum yang melengkapinya dan menggali lebih dalam apakah perbuatan melawan hukum itu ada niat jahat. Niat jahat itu adalah wewenang sepenuhnya dari aparat penegak hukum," tegas Agung.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif