Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi. (Foto: MI/Susanto)
Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi. (Foto: MI/Susanto)

Pansel KPK Diminta Jeli Membaca Kandidat

Nasional seleksi pimpinan kpk
Arga sumantri • 16 Mei 2019 11:24
Jakarta: Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi berharap panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diisi orang-orang kompeten. Anggota pansel juga harus memiliki wawasan yang luas.
 
"Kita berharap pansel adalah mereka yang memiliki horison (wawasan) yang luas berkaitan dengan tokoh-tokoh dalam masyarakat dan kemudian memiliki jaringan yang kuat," kata Taufiqulhadi kepada Medcom.id, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Ia mengatakan anggota pansel KPK harus jeli membaca karakter kandidat pimpinan lembaga antirasuah. Posisi pansel KPK cukup penting guna menyeleksi orang-orang yang pantas memimpin lembaga antikorupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau tidak, dia nanti tidak memahami rekam jejak calon, selain itu saya harap juga masyarakat berperan maksimal," ucap politikus Partai NasDem itu.
 
Sementara itu, ia juga berharap calon-calon pimpinan KPK nanti memiliki rekam jejak yang jelas. Selain itu, kandidat pimpinan KPK juga harus punya kredibilitas dan kapabilitas yang kuat.
 
"Karena dia akan memimpin sebuah lembaga yang nyaris tidak ada supervisi pihak luar dan supervisi dari penyeimbangnya, tidak ada check and balance," jelasnya.
 
Baca juga:Pansel KPK Segera Diteken
 
Ia juga berharap pimpinan KPK nantinya bersih dari jejak korupsi. Paling penting, memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat untuk mengendalikan anggotanya.
 
"Harus ada kepemimpinan yang kuat selain rekam jejaknya yang bersih, karena dia akan berkutat dengan persoalan pemberantaaan korupsi," pungkas dia.
 
Presiden Joko Widodo telah mengantongi sejumlah nama kandidat pansel KPK. Kepala Negara akan memutuskan anggota pansel dalam waktu dekat.
 
Jokowi mengaku mendapatkan masukan dari banyak pihak. Ia pun melihat satu per satu kandidat anggota pansel KPK yang bakal dipilih.
 
Jokowi hati-hati dalam memutuskan panitia seleksi pimpinan lembaga antirasuah. Mantan Wali Kota Solo itu menyebut hal serupa juga dilakukan saat memutuskan anggota pansel KPK lima tahun lalu.
 
Desakan pembentukkan pansel KPK dilayangkan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW berharap Presiden segera membentuk pansel karena masa kepemimpinan Agus Rahardjo cs akan habis pada akhir tahun ini.
 
ICW menginginkan Presiden membentuk pansel pimpinan KPK pada minggu ketiga bulan Mei. ICW tak ingin pansel KPK dibentuk setelah anggota DPR terpilih 2019-2024 dilantik.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif