Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Jaringan Teroris JI Disebut Memiliki Penghubung dengan Taliban

Nasional terorisme Teror Teroris afghanistan taliban afghanistan Aksi Teror radikalisme Crosscheck
Kautsar Widya Prabowo • 29 Agustus 2021 15:24
Jakarta: Kepala Pusat Riset Ilmu Kepolisian dan Kajian Terorisme Universitas Indonesia (UI) Benny Mamoto menyebut jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) memiliki hubungan dengan Taliban di Afghanistan. Hal tersebut perlu diwaspadai setelah pemerintahan Afghanistan dikuasai Taliban. 
 
"Ternyata mereka (JI) sudah memiliki LO (liaison officer) ke Afganistan karena JI dari (tahun) 80-an sudah bermain di sana dengan (jaringan teroris) Al Qaeda," ujar Benny dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Menangkal Radikal Bertopeng Kotak Amal,' Minggu, 29 Agustus 2021.
 
Namun, Benny kurang memahami dengan pasti kelompok Taliban yang berhubungan dengan JI. Pasalnya, kepimpinan kelompok Taliban terpecah-pecah. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Neo JI Sasar Pebisnis dalam Menggalang Dana Terorisme
 
"Faksi-faksi yang mengaku Taliban banyak sehingga komando (Taliban) tidak satu. (Ada) pimpinan Taliban yang ngomong A dan ada faksi yang ngomong B," tutur mantan Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu. 
 
Sebelumnya, Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto mengatakan pihaknya tengah mendeteksi dini terhadap kelompok teroris di Indonesia berideologi sama dengan Taliban. Kemenangan Taliban dikhawatirkan berdampak pada kondisi di Tanah Air,
 
"Selama ini, pergerakan teroris di Indonesia banyak dipengaruhi oleh perkembangan situasi di tingkat global dan regional," ujar Wawan dalam program Headline News, Jumat, 20 Agustus 2021.
 
Wawan menyatakan setelah Taliban menguasai Afghanistan, BIN dan jajaran lain terus mengantisipasi pergerakan kelompok teroris di Nusantara. Deteksi dini kepada kelompok teroris terus diperkuat.
 
"Setelah menguasai Afghanistan, Taliban berjanji tidak akan mengusik misi diplomatik asing di Afghanistan," imbuh Wawan.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif