Ilustrasi persidangan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi persidangan. Medcom.id/M Rizal

Kakanwil DJP DKI Akui Minta Carikan Rp150 Juta untuk Sponsor

Nasional Kasus Suap Restitusi Pajak
Fachri Audhia Hafiez • 18 Mei 2020 20:50
Jakarta: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DKI Jakarta Khusus, M Haniv, mengaku pernah meminta uang Rp150 juta kepada mantan Kepala Pelayanan Pajak (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) 3 DKI Jakarta, Yul Dirga. Yul merupakan terdakwa suap pengajuan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.
 
Keterangan itu terungkap saat Haniv diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Yul. Dalam persidangan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan surel antara Haniv dengan Yul.
 
"Tujuannya hanya sponsorship," kata Haniv dalam persidangan yang digelar virtual, Senin, 18 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Surat elektronik (surel) yang dikirim Haniv pada 5 Desember 2016 itu berbunyi permintaan Haniv untuk mencarikan sponsor kegiatan fashion show yang diadakan 13 Desember 2020. Di proposal yang dilampirkan juga tercantum rekening dan nomor kontak anak Haniv.
 
"Dua atau tiga perusahaan, kalau bisa jumlahnya Rp150 juta ya," bunyi surel Haniv ke Yul.
 
Haniv mengatakan permintaan Rp150 juta itu batal karena perusahaan penyelenggara fashion show enggan memakai sponsorship. Ia juga menegaskan PMA 3 DKI Jakarta tak jadi mengeluarkan uang untuk kegiatan fashion itu.
 
Baca: Tiga Eks Pegawai Pajak Didakwa Terima Suap Rp1,35 Miliar
 
Pada akhirnya Haniv menggunakan dana sendiri untuk memenuhi kebutuhan fashion show anaknya tersebut. "Akhirnya saya yang tanggulangi karena terjepit," ucap Haniv.
 
Gara-gara permintaan fulus itu, Haniv mengaku pernah diperiksa Inspektorat Jenderal Pajak (Itjen) Kementerian Keuangan. Namun pemeriksaan itu tidak tuntas.
 
"Saya tanya (ke Itjen Pajak) email mana kan banyak email saya," ucap Haniv.
 
Yul Dirga didakwa menerima uang US$34.625 dan Rp25 juta dari Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) Darwin Maspolim. Uang diberikan agar Yul menyetujui permohonan restitusi PT WAE pada 2015 dan 2016.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif