Petugas tengah menyelidiki zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangsel, Banten. Foto: MI/Ferdian Ananda Majdi
Petugas tengah menyelidiki zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangsel, Banten. Foto: MI/Ferdian Ananda Majdi

23 Saksi Terkait Radioaktif di Batan Indah Diperiksa

Nasional nuklir batan
Cindy • 06 Maret 2020 20:18
Jakarta: Polri telah memeriksa 23 saksi terkait limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Banten. Sebelumnya, sebanyak 17 saksi dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) telah diperiksa.
 
"Hari ini kita menambah lagi enam saksi dari PT Industri Nuklir Indonesia (INUKI) Persero yang kita lakukan pemeriksaan," ucap Karopenmas Divisi Humas Polri Birgjen Argo Yuwono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat 6 Maret 2020.
 
Keenam orang yang dimintai keterangan antara lain Manager Produksi PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki), BS; Pelaksana Gudang PT INUKI, S; dan Manager Sales PT INUKI, BL. Kemudian Manager HRD PT INUKI, Y; Kabag TU Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) Batan, I; dan PNS Bapeten, Y.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pegawai Batan Diduga Tak Sendiri Mengelola Zat Radioaktif
 
Penyidik menyecar pertanyaan terkait proses limbah radioaktif di perusahaan tersebut. Bila keterangan 23 saksi cukup maka penyidik akan melakukan gelar perkata.
 
"Kemudian kita akan tentukan kasus yang disidik. Hasil perkara nanti akan kita sampaikan," ujarnya.
 
Polisi menemukan bahan kimia dari kediaman pegawai Batan, SM, di Perumahan Batan Indah. Salah satu benda itu yakni serpihan zat radioaktif Cs-137 dalam kemasan plastik.
 
Kediaman SM itu diduga sebagai penyebab lahan kosong Perumahan Batan Indah terpapar radioaktif Cs-137. Sementara itu, belum ada tersangka dalam kasus ini.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif