Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Temuan Kasus Novel Diungkap Besok

Nasional novel baswedan
Cindy • 16 Juli 2019 15:41
Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pengungkapan kasus penyiraman air keras pada Novel Baswedan bakal diungkap besok, Rabu, 17 Juli 2019. Seluruh hasil investigasi bakal dibeberkan.
 
"Tim akan menyampaikan besok oleh ketua atau nanti ditunjuk salah satu sebagai juru bicara tim pakar, akan didampingi oleh kadiv Humas Polri," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019.
 
Hasil investigasi tim gabungan selama enam bulan akan dipaparkan kepada publik. Hasil berupa klarifikasi dan wawancara dengan saksi, kinerja tim dan rekomendasi dari tim gabungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Termasuk hasil kinerja tim selama enam bulan itu, nanti rekomendasi kepada pihak Polri. Pihak Polri tentunya akan menindaklanjuti hasil rekomendasi dari tim gabungan pakar tersebut," ucap Dedi.
 
(Baca juga:Polri: Hanya Orang Pesimis Tak Percaya Kasus Novel Tuntas)
 
Dedi menuturkan pihaknya akan membentuk tim teknis untuk menindaklanjuti rekomendasi tim gabungan. Polisi berkomitmen segera menuntaskan kasus Novel.
 
"Besok pak Kadiv juga akan menyampaikan tim teknis itu secara komprehensif besok. Lalu berapa durasi waktu kinerjanya, nanti akan disampaikan," imbuh Dedi.
 
Tim khusus bentukan Polri telah menyerahkan hasil pengusutan kasus Novel kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Laporan tengah ditelaah. Polri meminta waktu satu pekan untuk mempelajari laporan tersebut.
 
Novel diserang orang tak dikenal pada Selasa, 11 April 2017, usai salat Subuh di Masjid Al-Ihsan di dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dua tahun lebih pascateror, polisi belum juga mengungkap pelaku atau otak intelektual dari teror keji pada penyidik senior KPK itu.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif