Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen. Foto: Medcom.id/Cindy.
Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen. Foto: Medcom.id/Cindy.

Permohonan Praperadilan Kivlan Zen Ditolak

Nasional kasus makar
Ilham Pratama Putra • 30 Juli 2019 11:36
Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak gugatan praperadilan yang diajukan tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen. Hakim menilai penetapan dan penangkapan terhadap Kivlan sah.
 
"Permohonan pemohon tentang penetapan tersangka dan penangkapan dan penyitaan tidak beralasan. Dan oleh karena itu permohonan pemohon ditolak seluruhnya," kata hakim Achmad Guntur di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Ragunan, Pasar Minggu, Jaksel, Selasa, 30 Juli 2019.
 
Kivlan ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal pada Rabu, 29 Mei 2019. Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) POM DAM Jaya Guntur, Jaksel, selama 20 hari lalu diperpanjang pada Kamis, 19 Juni 2019, hingga 40 hari lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mayjen purnawirawan itu mengajukan praperadilan untuk menggugat Polda Metro Jaya karena keberatan terhadap status tersangka atas kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Melalui kuasa hukumnya, dia memohon majelis hakim untuk menggugurkan status tersangka yang dicatatkan dengan nomor perkara 75/Pid.Pra/PN.JKT.SEL.
 
Baca: Menhan Segera Jawab Permohonan Kivlan Zen
 
Dalam persidangan, sebanyak empat saksi dan ahli dari Kivlan telah memberikan keterangan. Sementara itu, dua saksi ahli dari Polda Metro Jaya juga sudah memberikan keterangan.
 
Kivlan sempat melayangkan surat permohonan perlindungan hukum dan jaminan penangguhan penahanan. Surat dikirimkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto; Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu; Panglima Kostrad Letjen Harto Karyawan; Kepala Staf Kostrad Mayjen TNI Bambang Taufik; dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen I Nyoman Cantiasa.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif