Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Polri Desak Elemen Masyarakat Gerus Radikalisme

Nasional terorisme radikalisme Ledakan di Polrestabes Medan
Juven Martua Sitompul • 19 November 2019 12:14
Jakarta: Polri mendesak publik aktif membentengi diri dari radikalisme. Korps Bhayangkara terus menggandeng elemen masyarakat dalam menjalankan pendekatan lunak kepada mereka yang terpapar paham virus ekstremisme itu.
 
“Kita melakukan dialog dan imbauan agar pelaku yang terpapar kembali sadar dengan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) dan seluruh lembaga terkait karena Polri tak bisa sendiri. Tidak sedikit pelaku itu korban,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Muhamad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 19 November 2019.
 
Menurut dia, penindakan juga terus dijalankan demi menekan terorisme. Polri tidak segan-segan menembak mati terduga teroris jika mengancam nyawa masyarakat, termasuk petugas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ada dua (terduga teroris) terpaksa ditindak tegas dan meninggal karena mengancam nyawa petugas,” ujar dia.
 
Aksi terorisme masih jadi momok di Indonesia. Teranyar, bom bunuh diri menghantam Polrestabes Medan, Sumatra Utara (Sumut), Rabu, 13 November 2019.
 
Pelaku, RMN, menyusup mengenakan jaket ojek daring. Dia dapat menembus gerbang saat warga ramai datang mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) demi ikut seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
 
RMN sempat berjalan sekitar 30 sampai 50 meter dari pintu gerbang Polrestabes Medan. Pukul 08.45 WIB, bom yang dibawa pelaku meledak di halaman Polrestabes Medan. Enam orang mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut, sedangkan RMN tewas.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif