Kompol Baiquni di PN Jaksel. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Kompol Baiquni di PN Jaksel. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Baiquni Wibowo Disebut Bikin Kasus Pembunuhan Brigadir J Terang, Kok Bisa?

Fachri Audhia Hafiez • 25 November 2022 05:08
Jakarta: Saksi anggota tim Dirtipidsiber Polri, Aditya Cahya, mengatakan terdakwa Baiquni Wibowo punya peran dalam mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Yakni, terkait dengan menyalin rekaman dari DVR CCTV Kompleks Polri, Jakarta Selatan, yang dilakukan oleh Baiquni.
 
"Iya menurut kami membuat terang di kasus pembunuhan ini," kata Aditya saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis, 24 November 2022.
 
Aditya sebagai tim penyidik yang ikut menonton rekaman CCTV tersebut. Penyidik menyita sebuah perangkat penyimpanan dari Baiquni yang rupanya berisi salinan CCTV rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Jakarta Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu dilakukan dalam upaya pemeriksaan dan penyitaan oleh penyidik. Para penyidik melakukan itu dalam rangka pengusutan awal kejanggalan kasus dugaan pembunuhan berencana yang dilaporkan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
 
"Setelah dilakukan pemeriksaan. Jadi, setelah dilakukan penyitaan, lalu melakukan pemeriksaan hasilnya diajukan ke penyidik," jelas Aditya.
 
Penasihat hukum Baiquni Wibowo, Marcella Santoso, ikut mencermati keterangan Aditya tersebut. Menurut Marcella keterangan tersebut menjadikan unsur menghalangi penyidikan atau obstruction of justice dipertanyakan.
 
"Malah dengan tindakan Baiquni tadi udah diakui jadi malah terang, malah masyarakat tahu timeline-nya tuh seperti apa. Kalau dia tidak membantu ini ya makanya kan tidak menjadi terang. Jadi menghalang-halangi penyidikan itu tadi dipertanyakan," ujar Marcella.
 

Baca juga: Kubu Irfan Widyanto Klaim Korban Kebohongan Ferdy Sambo


 
Pada dakwaan, Baiquni berperan menyalin file DVR CCTV rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Jakarta Selatan. Dia melakukan hal itu atas perintah Chuck Putranto.
 
Aditya dihadirkan sebagai saksi untuk Baiquni Wibowo dan Chuck Putranto. Keduanya didakwa terlibat kasus obstruction of justice dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Irfan Widyanto, Arif Rachman Arifin, Hendra Kurniawan, dan Agus Nurpatria Adi Purnama serta Ferdy Sambo. Mereka juga berstatus terdakwa dalam perkara ini.
 
Mereka didakwa melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 subsider Pasal 48 Jo Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Atau diancam dengan pidana dalam Pasal 233 KUHP subsider Pasal 221 ayat (1) ke-2 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif