Kepala Rutan Cipinang Muhammad Ulin Nuha. Medcom.id/Zaenal Arifin.
Kepala Rutan Cipinang Muhammad Ulin Nuha. Medcom.id/Zaenal Arifin.

Asimilasi Tahanan buat Rutan Tak Sesak

Zaenal Arifin • 01 April 2020 16:55
Jakarta: Program asimilasi dan integrasi disambut baik, salah satunya oleh rumah tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Kebijakan ini dianggap membantu mengurangi kelebihan kapasitas warga binaan.
 
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, Presiden, Menteri yang sudah mengeluarkan penetapan, sehingga kondisi Rutan Cipinang yang over kapasitas Alhamdulillah sudah tertangani dengan baik," kata Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Muhammad Ulin Nuha di Rutan Cipinang, Jaktim, Rabu, 1 April 2020.
 
Menurut Ulin, saat ini Rutan Cipinang diisi sebanyak 4.350 warga binaan. Idealnya, Rutan Cipinang dihuni oleh 850 warga binaan.

Baca: 343 Tahanan Rutan Cipinang Dapat Asimilasi Cegah Korona
 
Dengan program tersebut, kata dia, Rutan Cipinang hari ini akan melepaskan 343 tahanan. "Iya, jadi yang hari ini tercatat 4.350 (tahanan) jadi nanti kami keluarkan sebanyak 343, otomatis akan berkurang," kata dia.
 
Program tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor M HH-18.PK.01.04.04 tahun 2020, tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan penyebaran virus korona (covid-19).
 
Ulin memastikan hingga sekarang belum ada napi di Rutan Cipinang yang terpapar covid-19. "Mudah-mudahan dengan adanya keputusan dari Menteri untuk pencegahan (penyebaran covid-19) di Rutan Cipinang, dapat kita kendalikan dengan baik," kata dia.
 
Ulin mengatakan pemberian program asimilasi kepada 343 tahanan berdasarkan pada putusan pengadilan. 343 tahanan yang mendapatkan program tersebut, wajib lapor dan dilarang untuk bepergian ke luar kota.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>