Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Perburuan Buron Kasus Aborsi Ilegal Terkendala Korona

Nasional Virus Korona aborsi ilegal
Siti Yona Hukmana • 31 Maret 2020 15:21
Jakarta: Perburuan 151 buron kasus aborsi ilegal di klinik Jalan Paseban Raya, Senen, Jakarta Pusat, terkendala masa pandemi virus korona (covid-19). Namun, polisi tidak akan berhenti mengejar para buron tersebut.
 
"(Sebanyak 151 buron) masih dikejar, karena situasi masih covid-19," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada Medcom.id, Selasa, 31 Maret 2020.
 
Ke-151 pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu yakni seorang dokter berinisial S. Kemudian, 50 bidan dan 100 calo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengaku telah mengantongi lokasi persembunyian para buron itu. Namun, Iwan tak memerinci lokasi dimaksud.
 
"Kami sudah dapat beberapa bukti-bukti dan sampai sekarang masih kita lakukan penyelidikan," kata Iwan dikonfirmasi terpisah.
 
Baca: Polri Belum Terima Laporan Aksi Penjarahan
 
Sebelumnya, Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap klinik aborsi ilegal pada Senin, 10 Februari 2020. Tiga tersangka ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.
 
Mereka adalah dokter berinisial MM alias dokter A, bidan berinisial RM dan tenaga administrasi berinisial SI. Ketiganya merupakan residivis kasus serupa.
 
Para pelaku dijerat Pasal 83 Juncto Pasal 64 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan atau Pasal 75 ayat (1), Pasal 76, Pasal 77, Pasal 78 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan atau Pasal 194 Jo Pasal 75 ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 55, 56 KUHP. Mereka terancam hukuman di atas 10 tahun penjara.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif