Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (kiri)/MI/Susanto.
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (kiri)/MI/Susanto.

Dewas KPK Didesak Tegas Putuskan Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Candra Yuri Nuralam • 04 Juli 2022 06:45
Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tegas memberikan hukuman etik kepada Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Dewas mesti meminta Lili mundur jika terbukti menerima tiket menonton MotoGP.
 
"Mendesak Dewan Pengawas untuk menjatuhkan sanksi berat berupa permintaan pengunduran diri terhadap saudara Lili," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulis, Senin, 4 Juli 2022.
 
Kurnia juga meminta Dewas KPK memberikan rekomendasi pemecatan Lili ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rekomendasi itu bisa diserahkan ke Kepala Negara jika Lili menolak mundur dari jabatannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini legal dan diatur dalam Pasal 32 ayat (1) huruf c jo ayat (4) UU Nomor 19 Tahun 2019 terkait kewenangan presiden untuk memberhentikan Pimpinan KPK dengan alasan melakukan perbuatan tercela," ujar Kurnia.
 

Baca: Dewas KPK Belum Tahu Kabar Lili Pintauli Ingin Mundur


ICW menilai hukuman pemecatan pantas untuk Lili dalam pelanggaran etik ini. Pasalnya, Lili sudah dua kali menjalani sidang etik.
 
Lili dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima beberapa fasilitas saat menonton MotoGP di Mandalika. Dia diduga mendapatkan akomodasi hotel hingga tiket MotoGP dari salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).
 
Persidangan Lili di Dewas KPK terkait laporan tersebut akan digelar pada Selasa, 5 Juli 2022. Sidang akan digelar secara tertutup dan hanya dibuka untuk umum saat pembacaan putusan.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif