Wakil Ketua KPK Lili Pintauli. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez

Dewas KPK Belum Tahu Kabar Lili Pintauli Ingin Mundur

Candra Yuri Nuralam • 03 Juli 2022 07:53
Jakarta: Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) belum mengetahui kabar Komisioner Lili Pintauli Siregar mau memundurkan diri dari jabatannya. Kabar itu berhembus jelang Lili menjalani sidang etik dalam dugaan penerimaan tiket menonton Moto GP.
 
"Belum tahu (kabar Lili mau mundur)," kata anggota Dewas KPK Syamsudin Haris kepada Medcom.id, Sabtu, 2 Juli 2022.
 
Syamsudin enggan berkomentar banyak. Dia juga tidak menjawab soal kemungkinan sidang etik dibatalkan jika Lili benar bakal mundur sebelum nasibnya ditentukan Dewas KPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, KPK belum menerima informasi resmi terkait kabar pengunduran diri Lili. Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fukri mengatakan Lili masih menjalani tugas seperti biasa. Lili dipastikan masih mengikuti beberapa agenda pimpinan KPK lainnya.
 
"Informasi yang kami peroleh sampai dengan saat ini, pimpinan KPK Ibu Lili Pintauli Siregar belum mengonfirmasi perihal tersebut (kabar pengunduran diri)," kata Ali Fikri melalui keterangan tertulis Jumat, 1 Juli 2022.
 

Baca: KPK Serahkan Penanganan Pelanggaran Etik Lili Pintauli ke Dewas


Kabar pengunduran diri itu berembus jelang Lili menjalani sidang etik dalam laporan dugaan penerimaan tiket menonton MotoGP Mandalika. Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum mengetahui kabar tersebut.
 
"Wah, aku belum tahu," kata Firli saat dikonfirmasi di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Lili dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima beberapa fasilitas saat menonton MotoGP di Mandalika. Dia diduga mendapatkan akomodasi hotel hingga tiket MotoGP dari salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).
 
Persidangan Lili di Dewas KPK terkait laporan tersebut akan digelar pada Selasa, 5 Juli 2022. Sidang akan digelar secara tertutup dan hanya dibuka untuk umum saat pembacaan putusan. 
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif