Permohonan Tahanan Kota Ratna Ditolak
Ilustrasi--Aktivis Ratna Sarumpaet saat dibawa ke Mapolda Metro Jaya. MI/Pius Erlangga.
Jakarta: Permohonan tahanan kota aktivis Ratna Sarumpaet ditolak Polda Metro Jaya. Ini merupakan pengajuan tahanan kota kedua.

"Sampai saat ini penyidik Ditreskrimum belum juga mengabulkan dari permohonan tahanan kota (Ratna Sarumpaet)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta Selatan, Rabu, 7 November 2018.

Atas penolakan itu, membuat Ratna tetap berada di rumah tahanan (rutan) selama 26 hari lagi. Argo enggan membeberkan alasan penolakan tersebut.


Ratna ditahan selama 20 hari dari Jumat, 5 hingga Rabu, 24 Oktober 2018. Kemudian, masa tahanan Ratna diperpanjang menjadi 40 hari.

Baca: Permohonan Tahanan Kota Ratna Ditolak

Pengajuan tahanan kota kedua itu dilayangkan Kuasa Hukum Ratna, Insank Nasruddin pada Senin, 29 Oktober 2018. Setelah polisi menetapkan untuk menambah masa tahanan Ratna selama 40 hari.

Pada masa tahanan 20 hari Ratna juga telah melayangkan surat permohonan tahanan kota. Namun, tidak dikabulkan polisi.

Insank mengatakan, alasan polisi tidak mengabulkan pengajuan tahanan kota yang pertama adalah masih membutuhkan keterangan Ratna dan saksi. Maka itu, ia kembali mengajukan tahanan kota.

"Makanya kami mengajukan yang kedua, karena kami melihat saksi sudah diperiksa Ibu Ratna juga selesai pemeriksaannya ya. Kami pikir kami menagih lah dari alasan yang kemarin sampe di tolak itu ya. Itu lah yang menjadi dasar kami mengajukan lagi ini," aku dia.

Namun, polisi kembali tidak mengabulkan permohonan tahanan kota Ratna. Atas keputusan penyidik itu, Insank mengaku kecewa.

Menurut Insank, dasar pengajuan tahanan kota sangat jelas. Polisi sudah cukup memeriksa saksi dan Ratna.

"Sangat jelas kok yang kami ajukan. Ini bukan penangguhan (tahanan) harus digaris bawahi bukan penangguhan (tapi tahanan kota)," pungkas Insank.



(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id