Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)

Densus 88 dan Polisi Filipina Buru Andi Baso

Nasional teror bom terorisme di filipina
Ferdian Ananda • 26 Juli 2019 07:20
Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bekerja sama dengan kepolisian Filipina buru Andi Baso. Gembong terduga teroris itu diyakini masih berada di Negeri Lumbung Padi.
 
"Densus 88 dan polisi di sana telah berkoordinasi melakukan pengejaran terhadap Andi Baso yang diyakini berada di Filipina Selatan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.
 
Andi Baso telah ditetapkan sebagai buron karena melakukan aksi teror pengeboman Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur pada 2016. Andi kemudian melarikan diri ke Filipina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dedi mengatakan keberangkatan mendiang pasutri Rullie Rian Zeke dan istrinya, Ulfah Handayani Saleh, ke Filipina Selatan diatur Andi Baso. "Mereka masuk (Filipina Selatan) Desember 2018, dibawa Andi Baso," katanya.
 
Baca juga:Polri Gandeng Kedubes Bongkar Penyandang Dana Terorisme
 
Rullie dan istrinya serta Andi Baso merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar. Pasutri tersebut diketahui menjadi deportan Turki pada Januari 2017.
 
"Mendiang Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh pada Desember 2018 berangkat melalui jalur gelap ke Filipina," ucap Dedi.
 
Kemudian pada Januari 2019, pasutri tersebut diduga menjadi pelaku bom bunuh diri di sebuah gereja di Pulau Jolo, Sulu, Filipina, yang mengakibatkan 22 orang tewas dan ratusan terluka.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif