Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Foto: MI/Adam Dwi.
Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Foto: MI/Adam Dwi.

Selain Bharada E, Komnas HAM Juga Periksa Irjen Sambo di Mako Brimob

Siti Yona Hukmana • 12 Agustus 2022 10:54
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tidak hanya memeriksa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (RE) atau E di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Komnas HAM juga memeriksa Irjen Ferdy Sambo (FS) terkait kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 
 
"Nanti pemeriksaannya Komnas HAM sama FS sekalian biar enggak bolak balik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat, 12 Agustus 2022. 
 
Meski pemeriksaan Bharada E dan Irjen Sambo berbarengan, Dedi mengatakan tidak ada konfrontasi. Menurut dia, Komnas HAM tidak berwenang memeriksa dengan model konfrontasi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bukan konfrontasi, konfrontasi itu urusannya pidana," ujar Dedi. 
 
Menurut dia, pemeriksaan Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo dilakukan di tempat dan waktu yang sama agar memudahkan Komnas HAM. Kemudian, alasan pemeriksaan Bharada E di Mako Brimob, padahal ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri agar praktis.
 

Baca: Komnas HAM Tunda Periksa Istri Irjen Sambo, Tunggu Siap


Dedi menegaskan tempat penahanan Bharada E tidak dipindah ke Mako Brimob. Dia masih ditahan di Rutan Bareskrim Polri. 
 
"Rutan Bareskrim tetap, cuma Komnas periksanya saja di Mako," ungkapnya. 
 
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik membenarkan agenda pemeriksaan Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo. Menurut dia, Komnas HAM akan melakukan pemeriksaan pukul 15.00 WIB, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
"(Nanti hadir) saya, Anam (Choirul Anam) dan Beka (Beka Ulung Hapsara)," kata Taufan saat dikonfirmasi terpisah. 
 
Polri menetapkan empat tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. Keempatnya ialah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal (RR), dan KM alias Kuat yang merupakan asisten rumah tangga (ART) sekaligus sopir Putri Candrawathi, istri Irjen Sambo. 
 
Keempat tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Ancaman pidananya maksimal hukuman mati.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif