Hadi Pranoto, peneliti asal Indonesia yang membuat obat herbal antibodi covid-19. Lampost.co/Andi Apriyadi
Hadi Pranoto, peneliti asal Indonesia yang membuat obat herbal antibodi covid-19. Lampost.co/Andi Apriyadi

Hadi Pranoto Jamin Hadiri Panggilan Polisi

Nasional anji Hadi Pranoto
Siti Yona Hukmana • 07 Agustus 2020 12:22
Jakarta: Hadi Pranoto, pembuat obat herbal yang diklaim meningkatkan antibodi melawan covid-19, dipastikan mengadiri panggilan polisi pekan depan. Hadi bakal diperiksa terkait wawancara soal penemuam obat covid-19 di akun YouToube Dunia Manji milik Erdian Aji Prihartanto alias Anji.
 
"Apabila klien kami dipanggil untuk berita acara pemeriksaan (BAP), pasti klien kami akan hadir," kata kuasa hukum Hadi, Angga Busra Lesmana, saat dikonfirmasi, Jumat, 7 Agustus 2020.
 
Angga mengatakan kliennya malah menunggu-nunggu panggilan dari kepolisian. Hadi ingin menjelaskan konten wawancara di YouTube Anji yang menjadi polemik hingga dilaporkan ke polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena ini harus dijelaskan lewat materi hukum," ujar Angga.
 
Baca: Hadi Pranoto Laporkan Muannas Soal Pencemaran Nama Baik
 
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Hadi Pranoto dan influencer Anji ke Polda Metro Jaya pada Senin malam, 3 Agustus 2020. Laporan ini buntut klaim Hadi yang mengaku telah menemukan obat covid-19 dalam wawancara di akun YouTube milik Anji.
 
Polisi telah memeriksa Munnas sebagai terlapor dan sejumlah saksi. Polisi juga telah menganalisa bukti-bukti yang diserahkan Muannas. Penyidik juga telah melakukan gelar perkara untuk menentukan tindak pidana. Konten wawancara Hadi dipastikan mengandung unsur pidana dan kasus masuk tahap penyidikan.
 
Polisi mengagendakan pemeriksaan terhadap terlapor Hadi dan Anji pekan depan. Penyidik juga akan memeriksa saksi ahli IT, saksi dari IDI, dan saksi ahli bahasa.
 
Konten YouTube yang ditayangkan musisi Anji pada Sabtu, 1 Agustus 2020, menuai polemik di tengah publik. Pendapat Hadi dalam konten itu ditentang akademisi, ilmuwan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, influencer, hingga masyarakat luas.
 
Laporan Muannas terdaftar dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ bertanggal 3 Agustus 2020. Hadi dan Anji disangkakan melanggar Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45a Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif