Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Demokrat Disarankan Tolak Pengunduran Diri Andi Arief

Nasional Andi Arief Ditangkap
Cindy • 06 Maret 2019 14:09
Jakarta: Politikus Partai Golkar Indra Jaya Piliang menyayangkan keputusan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief yang ingin mengundurkan diri dari partainya karena kasus narkoba. Pasalnya, belum ada keputusan final terkait kasus narkoba yang menjerat Andi.
 
"Sebaiknya Majelis Tinggi Partai Demokrat menolak pengunduran diri Andi karena secara hukum kan belum final. Belum ada juga kepastian penyidikan berlanjut ke persidangan, kan?," kata Indra saat dihubungi, Rabu, 6 Maret 2019.
 
Menurut dia, sanksi dari Partai Demokrat yang bisa diberikan kepada Andi berupa sanksi nonaktif jabatan. Hal ini sama seperti yang diberikan Golkar kepadanya saat Indra terjerat narkoba pada 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nonaktif kan bisa. Saya dulu juga nonaktif dalam beberapa jabatan," terang Indra yang menjabat sebagai Dewan Pakar Partai Golkar itu.
 
Seharusnya, kata dia, Partai Demokrat bisa menilai dampak psikologis dan kekhilafan yang terjadi pada Andi. Dia menilai Andi pasti merasakan tekanan psikologis akibat dari kasus tersebut.
 
"Sebaiknya orang yang menghadapi tekanan dan prasangka seperti Andi, jangan dijauhi. Saya juga pernah merasakan dampak (psikologis) itu. Saya sampai pulang kampung," curhat Indra.
 
DPP Partai Demokrat masih mempertimbangkan pengunduran diri Andi Arief. Andi menyatakan pengunduran diri usai terjerat kasus narkoba.
 
"Kalau dia (Andi) sendiri sudah ajukan diri, tapi keputusan di DPP terima atau tidak," kata Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Maret 2019.
 
Baca: Indra Piliang Nilai Rehabilitasi Andi Arief Wajar
 
Pengunduran diri Andi disampaikan Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachlan Nasidik di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Andi meminta Rachland menyampaikan surat pengunduran diri kepada DPP Partai Demokrat.
 
Rachland segera menyampaikan surat pengunduran diri itu kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY saat ini sedang berada di Singapura mendampingi sang istri Ani Yudhoyono yang sedang sakit.
 
"Akan ada mekanisme untuk memutuskan permohonan ini," kata Rachland.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif