Sofyan Bantah Bicarakan <i>Fee</i> Proyek PLTU Riau-I
Terdakwa kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 Johannes Budisutrisno Kotjo (kiri) mendengarkan kesaksian dari Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir (kanan) . Foto: Antara/Galih Pradipta
Jakarta: Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir membantah mendapat duit dari proyek PLTU Riau-I. Ia juga mengaku tak pernah diarahkan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih.

"Jujur saja kami tidak pernah diarahkan Bu Eni soal fee-fee itu, tidak ada," ujar Sofyan saat bersaksi untuk terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Oktober 2018.

Pernyataan Sofyan sekaligus membantah keterangan Eni di persidangan beberapa waktu lalu. Saat dihadirkan sebagai saksi, Eni mengaku Sofyan kecipratan uang proyek. 


Saat itu, Eni menyebut Sofyan akan menerima bagian paling besar dari proyek. Hal itu disampaikan Eni saat bertemu dengan Sofyan di Hotel Fairmont, Jakarta.

Sofyan mengaku tidak pernah membahas soal fee saat bertemu Eni. Dia juga tak mengetahui kesepakatan antara Eni dan Kotjo terkait proyek PLTU Riau-I.

(Baca juga: Sofyan Basir dan Kotjo Bicarakan Fee Empat Mata)

"Saya tidak tahu (soal kesepakatan). Setahu saya (Eni) berkawan baik saja dengan Pak Kotjo," tutur dia. 

Eni Maulani Saragih sebelumnya mengaku akan membagi tiga fee yang diperoleh dari proyek PLTU Riau-1. Dari pembagian itu, Direktur PLN Sofyan Basri mendapatkan jatah paling besar dari proyek tersebut.

Eni mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan Sofyan untuk membahas pembagian fee tersebut. Salah satunya pertemuan berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta.

"Memang tidak spesifik bilang kalau ada rezeki. Tapi kata Beliau (Sofyan Basir), karena Bu Eni yang fight di sini, harus dapat yang the best-lah," beber Eni.





(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id