Ilustrasi teroris/Medcom.id
Ilustrasi teroris/Medcom.id

Indonesia Butuh Pemuda Militan Melawan Narasi Terorisme

Antara • 25 Maret 2022 23:08
Jakarta: Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan Indonesia butuh pemuda militan melawan narasi propaganda terorisme. Pemuda militan dibutuhkan mencetak kader Duta Damai.
 
“Mencetak kader-kader Duta Damai sebagai anak muda selalu siap memberikan narasi tanding yang lebih kreatif dan bisa memengaruhi generasi muda,” ujar Ahmad dikutip dari Antara, Jumat, 25 Maret 2022.
 
Baca: 5 Tersangka Terorisme Sebarkan Propaganda ISIS Lewat Instagram

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nurwakhid menjelaskan keberadaan Duta Damai menjadi strategi tersendiri dalam menangkal propaganda radikalisme di dunia maya. Hal ini guna melawan kelompok teroris dalam memanfaatkan jaringan internet sebagai alat mempromosikan dan mengampanyekan radikalisme.
 
“Mereka (teroris) sangat militan dengan menyebar berbagai konten di dunia maya yang mampu menarik minat orang dewasa, remaja, bahkan anak usia dini melalui konten propaganda, indoktrinasi hingga rekrutmen,” jelas Nurwakhid.
 
Di sisi lain, dia membeberkan kegiatan Regenerasi dan Pelatihan Duta Damai Dunia Maya Regional NTB. Menurut dia, kegiatan ini tidak lepas dari komitmen BNPT terkait kebijakan pentahelix yang melibatkan seluruh komponen masyarakat baik pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan media.
 
“Kegiatan pada hari ini merupakan salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi BNPT dengan komunitas dan media dari kalangan generasi muda,” ungkapnya.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif