Temuan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182/Medcom.id/Yurike.
Temuan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182/Medcom.id/Yurike.

Tim DVI Polri Kumpulkan 58 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182

Nasional sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia Sriwijaya Air Loses Contact
Kautsar Widya Prabowo • 12 Januari 2021 10:33
Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menerima puluhan sampel DNA keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Data antemortem itu didapat dari keluarga korban yang berdomisili di sejumlah daerah.
 
"Dapat kami informasikan sampai dengan jam 09.00 ini tim DVI tepah menerima sebanyak 58 sampel DNA dari keluarga korban," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa, 12 Januri 2021.
 
Rusdi menyebut pihaknya terus mengidentifikasi jenazah dengan mencocokkan data antemortem dan postmortem. Tim DVI meminta keluarga korban yang belum menyerahkan data antemortem segera melakukan penyerahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Santunan Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182 Cair Usai Identifikasi Rampung
 
Data tersebut bisa dikumpulkan di polda daerah domisili keluarga korban. Data primer yang diperlukan, antara lain nama, usia, jenis kelamin, hubungan keluarga, alamat, rumus sidik jari, gigi, dan DNA.
 
Sementara itu, data sekunder yang bisa disetor berupa foto terakhir korban, tampak gigi korban, ciri khusus seperti tato dan sebagainya, serta catatan medis (tinggi dan berat badan, bekas operasi, cacat bawaan). Keluarga juga bisa memberikan data barang-barang korban (pakaian yang dipakai, jam, cincin, kalung, anting, gigi palsu).
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB di hari yang sama.
 
Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh dengan mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif