Pengadilan Tipikor Banjarmasin. (istimewa)
Pengadilan Tipikor Banjarmasin. (istimewa)

Bantah Mangkir, Mardani Maming Tegaskan Kirimkan Pemberitahuan Tak Menghadiri Sidang

Nasional Kasus Suap Kejaksaan perizinan Pengadilan Pemberantasan Korupsi
Juven Martua Sitompul • 17 April 2022 10:54
Jakarta. Eks Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming melalui kuasa hukumnya, Irfan Idham, membantah mangkir dari persidangan perkara suap izin usaha pertambangan (IUP) batu bara di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Senin, 4 April 2022. Kliennya dipastikan selalu melayangkan pemberitahuan secara resmi kepada majelis hakim saat tak menghadiri sidang.
 
"Bahwa Pak Mardani tidak mangkir dalam persidangan karena setiap persidangan Pak Mardani melakukan pemberitahuan secara resmi bahwa berhalangan hadir dikarenakan ada kegiatan yang waktunya bersamaan dan tidak bisa ditinggalkan," kata Irfan kepada wartawan, Minggu, 17 April 2022.
 
Salah satu bukti Mardani menginformasikan ketidakhadirannya saat berhalangan hadir pada sidang 11 April 2022. Dalam sidang, jaksa penuntut umum (JPU) menyampaikan kepada majelis hakim bahwa Mardani tidak bisa hadir lantaran harus menghadiri audiensi Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, pada persidangan 4 April 2022. Menurut Irfan, kliennya tidak bisa hadir bersaksi lantaran dalam proses pemulihan pascaoperasi ginjal.
 
“Bukan beliau tidak mau tapi karena lagi tidak bisa karena kondisi kesehatan,” tegas Irfan.
 
Irfan menegaskan dugaan korupsi tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Mardani. Sebab, pokok perkaranya merupakan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
 
Dia menyatakan keberatan atas pemberitaan yang mengaitkan kasus tersebut dengan kliennya. Dia menyebut berdasarkan perkaranya, peaktik rasuah tersebut diduga murni perbuatan eks Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Tanah Bumbu, Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo.
 
“Menurut kami ini murni perbuatan Pak Dwi (eks Kepala Dinas ESDM). Jadi kami tidak setuju juga kalau misalnya atas kasus tersebut ada pemberitaan-pemberitaan yang beredar bahwa ini ada kaitannya dengan klien (Mardani),” ucapnya.
 
Terlebih, kata dia, peralihan IUP itu sudah melalui mekanisme serta prosedur karena keluar sertifikat clear and clean-nya. Maka secara prosedur tidak ada masalah dalam peralihan IUP itu.
 
“Terus dikaitkan kenapa bisa keluar,” ucap dia.
 
Irfan mengatakan Mardani selaku bupati kala itu bakal memproses setiap permohonan maupun surat dengan catatan sudah sesuai dengan ketentuan. Sebab, izin tidak mungkin bisa ditandatangani bupati kalau tidak berdasarkan pemeriksaan bawahannya.
 
“Jadi, permohonan itu masuk pasti diproses oleh kepala dinas yang sudah melewati pemeriksaan berjenjang. Tidak mungkin izin itu sampai ke kementerian keluar seritifikat CMC kalau tidak lengkap secara prosedur. Berarti secara prosedur tidak ada masalah,” kata dia.
 
Baca: 3 Kali Mangkir, Hakim Wajibkan Mardani Maming Hadir Sidang Pekan Depan
 
Di sisi lain, Irfan turut menyoroti langkah tim kuasa hukum Raden Dwidjono yang melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyayangkan laporan itu dikirimkan karena proses hukum di pengadilan masih berjalan.
 
"Kenapa tiba-tiba pihak terdakwa dalam hal ini pengacara terdakwa langsung bergerak seakan-akan sudah ada putusan, sementara hal itu belum ada putusan yang berkaitan dengan itu," tegas Irfan.
 
Dia juga menyayangkan komentar Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang mendorong agar KPK menyupervisi kasus tersebut dari Kejaksaan.
 
"Menurut kami ini sangat keliru. Pak Mardani sangat menghargai proses hukum,” katanya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif