Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Laode M Syarif. Foto: MI/Rommy Pujianto
Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Laode M Syarif. Foto: MI/Rommy Pujianto

KPK Masih Berharap kepada Jokowi

Nasional Revisi UU KPK
Fachri Audhia Hafiez • 30 November 2019 05:29
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berharap kebijaksanaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait upaya pemberantasan korupsi. Hal ini terkait Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai salah satu opsi menyikapi UU KPK hasil revisi.
 
"Kami masih sangat berharap untuk itu," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 29 November 2019.
 
KPK masih berpatokan dengan aspirasi pegawai maupun masyarakat yang menganggap UU KPK terbaru memiliki kelemahan. Namun Laode memasrahkan hal itu, karena Perppu merupakan hak prerogatif presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap menjaga kelangsungan pemberantasan korupsi kami sangat berharap beliau mengeluarkan Perppu, tapi itu hak prerogratif presiden," ucap Laode.
 
Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman memastikan Presiden Jokowi tak akan mengeluarkan Perppu atas UU KPK terbaru. Hal ini merespons Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan uji materi UU KPK yang diajukan Zico Leonard.
 
Ketua MK Anwar Usman menjelaskan pemohon uji materi, Zico Leonard, salah mencantumkan nomor UU yang hendak digugat. Pemohon menulis UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif