Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Polri Terus Dorong Publik Patuh Bayar Pajak Kendaraan, Ini Alasannya

Fachri Audhia Hafiez • 26 Januari 2023 12:47
Jakarta: Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus menyatakan Polri mendorong publik patuh membayar pajak kendaraan. Ini penting untuk memudahkan Polri memvalidasi data pemilik kendaraan.
 
"Kenapa polisi ini kok ngotot masalah pajak. Apa keuntungan yang kami dapat? Keuntungan yang kami dapat adalah validasi data," kata Yusri di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Januari 2023.
 
Yusri menuturkan data kendaraan yang dimiliki kepolisian se-Indonesia saat ini sebanyak 161 juta. Namun, data itu berbeda dengan instansi lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Data yang ada di Kementerian Dalam Negeri atau Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) itu 114 juta data. Data yang ada di Jasa Raharja 108 juta," ujar Yusri.
 

Baca: Polri Pastikan Proses Hukum Penculik Malika Terus Berjalan


Data kendaraan terdaftar di Dispenda yakni pemilik yang membayar pajak. Sementara, data yang berada di Jasa Raharja merupakan kendaraan yang memenuhi pembayaran asuransi.
 
Menurut Yusri, banyak yang tidak membayar sumbangan wajib di Jasa Raharja. Pemilik kendaraan yang kecelakaan justru berpotensi tak mendapat asuransi.
 
"Sementara aturan di Jasa Raharja kalau enggak bayar sumbangan wajib, anda kecelakaan, anda enggak dapat sebenarnya, enggak dapat asuransi. Tapi banyak yang tabrakan minta semuanya asuransi. Sementara bayar sumbangan wajib saja enggak. Tapi negara harus hadir di situ, ada hak dan kewajiban," ucap Yusri.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif