Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Tersangka Mafia Tanah Fredy Kusnadi Ditangkap

Nasional polri kasus tanah sengketa tanah pertanahan Dino Patti Djalal
Siti Yona Hukmana • 20 Februari 2021 01:05
Jakarta: Tersangka mafia tanah, Fredy Kusnadi, ditangkap polisi. Penangkapan itu terkait kasus tanah milik ibu mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal, Zurni Hasyim Djalal.
 
"Jadi begini, dia (Fredy) tadi pagi 03.30 WIB dijemput sama Subdit 2 Harda, saya baru tahu pukul 07.00 WIB. Mau di-BAP (berita acara pemeriksaan)," kata kuasa hukum Fredy, Tonin Tachta Singarimbun, Jakarta, Jumat, 19 Februari 2021.
 
Tonin mempertanyakan dasar penangkapan kliennya. Menurut dia, penangkapan itu dilakukan hanya didasarkan pada keterangan dua tersangka lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga, keterangan orang-orang yang ditangkap itu melempar kepada Fredy," ujar Tonin.
 
Dia juga mengaku belum menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) Fredy. Dia menyesalkan tindakan polisi yang menangkap Fredy. Padahal, Fredy tidak melarikan diri.
 
"Karena dia selalu datang kalau mau dipanggil. Kemarin kan minta ditunda karena kesibukan," ungkapnya.
 
Saudara Zurni Hasyim Djalal, Yurmisnarwati melaporkan Fredy ke polisi pada Jumat, 22 Januari 2021. Laporan ini terkait tanah dan bangunan di Cilandak, Jakarta Selatan. Sertifikat tanah dan bangunan itu atas nama Yurmisnarwati.
 
Zurni Hasyim Djalal mengatasnamakan tanah bangunan itu dengan nama Yurmisnarwati untuk mempermudah proses jual beli. Sebab, Zurni Hasyim Djalal kerap bepergian ke luar negeri.
 
Baca: Polisi: Fredy Kusnadi Bayar Orang Jadi Figur Palsu
 
Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dwiasi Wiyatputera menuturkan peristiwa pemalsuan atas laporan ini terjadi pada 2020. Seorang berinisial L menghubungi Yurmisnarwati untuk membeli tanah dan bangunan dengan cara membawa calon pembeli, yakni Fredy Kusnadi.
 
Pada Januari 2021, penyidik menyarankan Dino Patti Djalal mengecek sertifikat rumah dan bangunan itu ke BPN. Ternyata, sertifikat tanah dan bangunan tersebut sudah beralih nama menjadi Fredy Kusnadi.
 
Namun, saat itu polisi belum menetapkan Fredy Kusnadi sebagai tersangka. Penyidik terus mencari alat bukti untuk menetapkan Fredy sebagai tersangka.
 
Penyidik melakukan gelar perkara pada Rabu, 17 Februari 2021. Polisi menemukan unsur pidana dan menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif