Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Ayah Vanessa Khong Diperiksa Bareskrim Hari Ini

Nasional polri pencucian uang Investasi Bodong Penipuan investasi Indra Kenz
Siti Yona Hukmana • 18 April 2022 11:34
Jakarta: Rudianto Pei, mantan calon ayah mertua tersangka kasus investasi bodong trading binary option platform Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz, akan diperiksa penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan dilakukan dalam kapasitasnya sebagai tersangka.
 
"Benar terjadwal hari ini," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara kepada Medcom.id, Senin, 18 April 2022.
 
Chandra belum dapat memastikan kehadiran ayah Vanessa Khong itu. Sebab, Rudianto belum mengonfirmasi kehadirannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belum, masih kita tunggu," ujar Chandra.
 
Chandra juga belum mau menjawab perihal penahanan Rudianto setelah menjalani pemeriksaan nanti. Menurut dia, penahanan tersangka ada di tangan penyidik.
 
"Sudah pernah saya sampaikan sebelumnya untuk hal teknis tidak akan saya sampaikan," ungkap Chandra.
 
Sementara itu, mantan kekasih Indra, Vanessa Khong, diperiksa pada Rabu, 20 April 2022. Vanessa juga bakal diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka.
 
Baca: Bareskrim akan Jemput Paksa Vanessa Khong dan Ayahnya jika Mangkir
 
Vanessa Khong dan Rudiyanto Pei ditetapkan tersangka bersama adik Indra Kenz, Nathania Kesuma, beberapa waktu lalu. Mereka dijerat pasal tindak pidana pencucian uang karena menerima aliran dana Indra Kenz.
 
Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong trading binary option lewat aplikasi Binomo itu pada Jumat, 25 Februari 2022. Dia langsung ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
 
Indra dijerat Pasal 45A ayat 1 jo Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 3, 5, 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif