Polisi sita 21,2 Kg sabu dari tiga kelompok. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Polisi sita 21,2 Kg sabu dari tiga kelompok. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Sita 21,2 Kg Sabu dari Tiga Kelompok

Nasional narkoba
Siti Yona Hukmana • 30 Juli 2020 20:03
Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga kelompok pengedar narkotika. Puluhan kilogram sabu, ekstasi, hingga ganja disita.
 
"Sabu 21,2 kilogram, ganja 75 kilogram dan ekstasi 2.823 butir," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Yusri mengungkapkan kelompok pertama ditangkap oleh Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan pada 16-18 Juli 2020. Enam orang ditangkap, namun satu orang diberikan tindakan tegas dan terukur yang akhirnya meninggal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebanyak 4.597, 52 gram sabu, 1.604 butir ekstasi berhasil kita sita di sebuah kamar," ujar Yusri.
 
Pengungkapan selanjutnya dilakukan oleh Subdit 2 Ditresnaroba Polda Metro Jaya di sebuah perumahan di wilayah Tangerang Selatan dan Gunung Sindur, Bogor pada 22 Juli 2020. Pada kelompok ini polisi menangkap dua tersangka
 
"Barang bukti enam kilogram sabu, modusnya dikemas bentuk kemasan teh China," ungkap Yusri.
 
Baca: Penyelundupan Sabu dalam Karung Jagung Digagalkan
 
Pengungkapan terakhir dilakukan Polres Metro Jakarta Barat pada 16 Juli 2020. Polisi menangkap 12 orang tersangka di lima tempat kejadian perkara di Tangerang dan Bogor, Jawa Barat.
 
"Barang bukti yang diamankan sabu-sabu seberat 20,5 kg, ekstasi 1.219 butir, dan ganja 75 kg. Modus mereka menggunakan jasa pengiriman paket," tutur Yusri.
 
Seluruh narkotika dari jaringan ini diduga berasal dari Pulau Sumatra dan Aceh. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk menangkap bandar narkoba.
 
Seluruh tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp8 miliar.
 

(AZF)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif