Komnas HAM menyambangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Medcom.id/Candra Yuri
Komnas HAM menyambangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Medcom.id/Candra Yuri

Perintangan Keadilan dalam Pembunuhan Brigadir J Makin Terang

Candra Yuri Nuralam • 15 Agustus 2022 17:44
Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) semakin merasakan adanya upaya perintangan keadilan dalam pengusutan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J). Temuan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menguatkan tudingan Komnas HAM.
 
"Terkait obstruction of justice misalnya indikasinya semakin kuat," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam di Kompleks Perumahan Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin, 15 Agustus 2022.
 
Anam mengatakan pihaknya sudah mencocokkan temuannya terkait kematian Brigadir J di rumah dinas Sambo. Salah satu yang dicocokkan yakni foto, CCTV, dan hasil uji balistik terkait tembakan di tembok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengecek semua bahan yang kami punya kan ini janji kami juga kepada teman-teman media, kepada publik, sejak awal kami menangani kasus ini," ujar Anam.
 

Baca juga: Ini yang Dicari Komnas HAM di Rumah Dinas Ferdy Sambo


Anam enggan memerinci lebih jauh bukti penguatan tudingan perintangan keadilan di rumah dinas Sambo. Pengumpulan fakta tetap dilakukan.
 
"Tapi sebagai suatu proses keterbukaan, proses komitmen bersama kepolisian Komnas HAM khususnya timsus, itu berjalan dengan baik," ucap Anam.
 
Bharada E ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat alias J. Polri juga menetapkan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir Ricky Rizal, dan seseorang berinisial KM sebagai tersangka.
 
Bharada E berperan sebagai penembak Brigadir J. Sedangkan Brigadir Ricky Rizal dan KM berperan membantu dan menyaksikan penembakan.
 
Sedangkan Ferdy Sambo menyuruh melakukan penembakan dan menyusun skenario seolah-olah terjadi tembak menembak di rumah dinasnya di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Keempat tersangka dijerat pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif