Ilustrasi pemeriksaan saksi. Medcom
Ilustrasi pemeriksaan saksi. Medcom

Catat! Polisi Pastikan Penyelidikan Kasus Ade Armando Masih Berjalan

Achmad Zulfikar Fazli • 06 Oktober 2022 22:50
Padang: Penyelidikan kasus dugaan penghinaan terhadap orang Minang dipastikan terus berjalan. Kasus ini melibatkan pegiat media sosial, Ade Armando.
 
“Kasus terus berjalan, kita tidak pernah menghentikan kasusnya” kata Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Sumatra Barat (Sumbar) Kompol Arie Sulistyo Nugroho, saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Oktober 2022.
 
Hal tersebut merespons desakan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbar agar polisi mengusut tuntas kasus itu. Arie memastikan menindaklanjuti laporan soal Ade Armando.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan penyidik akan memanggil Ade Armando besok. Dia akan dimintai keterangan soal pernyataannya yang menyebut, orang Minang lebih kadrun dari pada kadrun.
 
Ucapan itu disampaikan Ade di media sosial pada 2020. Atas ucapannya itu, dia dilaporkan Wendra Yunaldi, Koordinator Kuasa Hukum Badan Koordinasi Adat Nagari (Bakor KAN).
 
“Kami besok berencana mengirimkan undangan klarifikasi ke terlapor,” kata Arie.
 
Arie mengatakan pelapor selama ini tidak pernah menemui Polda Sumbar untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.
 

Baca: Sekjen PAN Akan Memolisikan Pihak Ade Armando


Desakan KNPI muncul dalam aksi massa di Polda Sumbar, pada hari ini. Mereka menuntut polisi bertindak tegas dan transparan dalam kasus Ade Armando.
 
“Kami hanya ingin tahu bagaimana perkembangannya saja, bagaimana kelanjutannya. Jika ada proses yang berlangsung tolong disampaikan. Jadi kami tahu bagaimana perkembangannya, kami hanya meminta Polda Sumbar transparan,” ujar Ketua OKK DPD KNPI Sumbar, Muhammad Fajri.
 
Catat! Polisi Pastikan Penyelidikan Kasus Ade Armando Masih Berjalan
Massa KNPI berdemonstrasi di depan Polda Sumbar. Dok. Istimewa
 
Pihaknya menuntut kasus tersebut segera diproses karena ini menyangkut harga diri masyarakat Minangkabau.
 
“Walaupun sudah ada proses dan penanganan, tapi kami menuntut agar prosesnya lebih dipercepat. Kami terus lakukan pengawalan, kami akan membela harga diri kami sebagai masyarakat Minangkabau,” kata dia. 
 
Dia mengatakan pihaknya telah datang ke Mapolda dengan aksi damai pada minggu lalu, untuk menuntut hal yang sama. Polda, kata dia, menyampaikan akan memproses kasus ini, namun sampai saat ini tak kunjung terlihat.
 
Massa KNPI turut membentangkan spanduk yang berisi tuntutan kepada Polda Sumbar. Antara lain, 'tangkap Ade Armando, kami tidak akan berhenti sebelum ditangkap' dan tangkap pemecah belah kesatuan'.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif