Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Alat Bukti Disinggung di Praperadilan Kasus Meikarta

Nasional meikarta
Jufriansyah • 09 Januari 2020 19:07
Jakarta: Masalah alat bukti disinggung dalam praperadilan yang diajukan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto. Dia menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal penetapan tersangka kasus suap mega proyek Meikarta.
 
Kubu Toto mendatangkan saksi ahli pidana Septa Chandra dalam persidangan. Septa mengatakan berdasarkan aturan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), seseorang tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka hanya dengan satu alat bukti.
 
"Penyidik KPK harus dapat menemukan dua alat bukti permulaan yang cukup," kata Septa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jalan Ampera Raya, Ragunan, Pasar Minggu, Kamis, 9 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, KPK tidak bisa menggunakan prosedur tetap (protap) atau aturan internal tanpa mengindahkan ketentuan KUHAP. Lembaga Antirasuah harus mematuhi aturan main selayaknya penegak hukum lain. 
 
Doktor hukum lulusan Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, ini meminta KPK tidak buru-buru dalam penetapan tersangka. Bila tidak, Lembaga Antirasuah bakal terus berurusan dengan praperadilan.
 
"KPK dapat digugat praperadilan dan penetapan tersangka tersebut dapat dibatalkan oleh pengadilan, seperti kasus (Kepala Badan Intelijen Negara) Budi Gunawan dan mantan Direktur Jenderal Pajak (Hadi Poernomo)," ungkap dia. 
 
Kuasa hukum Bartholomeus, Supriyadi, mengajukan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan. Gugatan tersebut telah diterima Panitera PN Jaksel pada Rabu, 27 November 2019, dengan nomor perkara 151/Pid.Pra/2019/PN Jaksel.
 
Praperadilan ditujukan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka, penahanan, penggeledahan hingga penyitaan serta penerbitan penyidikan. Penetapan tersangka diklaim hanya berdasarkan satu alat bukti.
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif