Dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan/Antara/Abdul Wahab
Dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan/Antara/Abdul Wahab

Sidang Etik Menanti Penyerang Novel

Nasional novel baswedan tragedi air keras
Siti Yona Hukmana • 28 Juli 2020 16:25
Jakarta: Rahmad Kadir Mahulette dan Ronny Bugis segera menjalani sidang etik. Terpidana penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan itu masih berstatus anggota aktif Polri.
 
"Terkait dengan status tentunya nanti ada proses sendiri, karena memang proses penghentian anggota polri dari Kepolisian Negara Republik Indonesia itu ada aturan mainnya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Menurut Awi, penghentian anggota polri itu dilakukan melalui sidang etik. Jadwal sidang ditentukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Novel Minta Tanggung Jawab Jokowi
 
"Yang jelas itu betul larinya ke kode etik. Kalau orang sudah inkrah terbukti melakukan pidana tentunya larinya ke kode etik," ungkap Awi.
 
Rahmat Kadir Mahulette divonis 2 tahun penjara. Sementara Ronny Bugis divonis 1 tahun 6 bulan penjara.
 
Kadir terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan berencana yang mengakibatkan luka berat. Sedangkan Ronny Bugis dinilai membantu Rahmat melancarkan aksinya.
 
Ronny mengantar Rahmat Kadir ke kediaman Novel di Jalan Deposito Blok T Nomor 8 RT003/RW010, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun majelis hakim menilai Ronny tidak mengetahui rencana Rahmat yang akan menyiram Novel dengan air keras.
 

(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif