Menpora Imam Nahrawi. MI/Barry Fathahilah
Menpora Imam Nahrawi. MI/Barry Fathahilah

PKB Kantongi Nama Pengganti Menpora di Kabinet

Nasional kemenpora OTT Pejabat Kemenpora
Whisnu Mardiansyah • 09 Mei 2019 09:51
Jakarta: Desas-desus isu perombakan kabinet (reshuffle) mencuat terkait dengan dugaan keterlibatan sejumlah menteri di kabinet dalam pusaran korupsi. Nama yang diprediksi terdepak adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
 
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal menerima konsekuensi kadernya di kabinet terdepak. Soal reshuffle, PKB menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.
 
"Itu kan mekanismenya sudah ada, presiden biasanya tidak person, berbicara langsung dengan ketum (ketua umum)," kata Cucun di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PKB telah mengantongi nama pengganti Imam Nahrawi jika benar terdepak di kabinet. Nama itu ada di tangan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Sejauh ini, kata Cucun belum ada pembicaraan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Cak Imin; sapaan karibnya.
 
"Jelaslah, tentu sudah punya di kantongnya itu siapa yang akan jadi delegasi di kabinet," kata Cucun.
 
Baca juga:Aspri Imam Nahrawi Disebut Atur Fee
 
Nama tersebut sebelum diserahkan ke presiden, dibahas di internal DPP setelah ketua umum mendapat kepastian soal reshuffle. "Internal DPP menyampaikan nama-nama itu biasanya diujung, ini kan masih jauh," jelas Cucun.
 
Sebelumnya nama Menpora Imam Nahrawi dan staf pribadinya, Miftahul Ulum tertulis dalam catatan penerima suap dana hibah KONI dari Kemenpora. Hal ini terungkap dalam persidangan yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan dibenarkan Sekretaris Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI, Suradi.
 
Dalam BAP itu, Suradi menyebut pada Kamis, 13 Desember 2018, Fuad Hamidy mengarahkan pembuatan alternatif pembiayaan kegiatan KONI sebesar Rp17,9 miliar. Saat itu, Fuad meminta Suradi menyusun beberapa alternatif kegiatan agar biaya sebesar-besarnya dikeluarkan KONI Rp8 miliar dari total Rp17,9 miliar.
 
Alasannya, Fuad punya kebutuhan untuk memberikan uang kepada sejumlah pihak di Kemenpora seperti Imam Nahrawi, Miftahul, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana dan beberapa pejabat lain. Imam tercatat mendapat bagian sebanyak Rp1,5 miliar.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif