Ratna Sarumpaet/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ratna Sarumpaet/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Ratna Sarumpaet Pasrah

Nasional Kabar Ratna Dianiaya
Fachri Audhia Hafiez • 19 Maret 2019 11:02
Jakarta: Terdakwa kasus dugaan berita bohong Ratna Sarumpaet pasrah. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak nota keberatan atau eksepsi Ratna.
 
"Ikhlas sama negeri Sayalah. Kalau mau dibilang hati saya menerima, ya enggak. Tapi kan yang punya palu bukan saya," kata Ratna usai persidangan di PN Jakarta Selatan, Selasa, 19 Maret 2019.
 
Ratna bertekad menjalani setiap proses persidangan. Dia bersama tim penasihat hukumnya juga akan menghadirkan sejumlah saksi akan meringankan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada akademisi ada dari ahli pidana," ucap Ratna.
 
Baca: Hakim Tolak Eksepsi Ratna Sarumpaet
 
Majelis Hakim PN Jakarta Selatan menolak eksepsi Ratna. Majelis hakim menilai surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) telah menguraikan perbuatan Ratna, waktu, dan tempat secara lengkap. Dakwaan telah dinyatakan secara cermat dan jelas, sehingga harus dilakukan pemeriksaan dalam pokok perkara.
 
"Menyatakan surat dakwaan penuntut umum tanggal 21 Februari 2019 sudah disusun cermat jelas, lengkap, dan dapat dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini lebih lanjut. Menyatakan sidang perkara pidana terdakwa Ratna Sarumpaet dilanjutkan," ujar Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Selatan, Joni.
 
Kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak di kenal di Bandung, Jawa Barat.
 
Baca: Ratna Sarumpaet Berharap Keadilan
 
Ratna kemudian mengakui kabar itu tak benar. Mukanya lebam karena menjalani operasi plastik.
 
Ratna ditahan setelah ditangkap di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 4 Oktober 2018 malam. Saat itu, Ratna hendak terbang ke Chile.
 
Akibat perbuatannya, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif