Terdakwa kasus dugaan berita bohong, Ratna Sarumpaet. Foto: Medcom.id/Fachri .
Terdakwa kasus dugaan berita bohong, Ratna Sarumpaet. Foto: Medcom.id/Fachri .

Ratna Sarumpaet Berharap Keadilan

Nasional Kabar Ratna Dianiaya
Fachri Audhia Hafiez • 19 Maret 2019 09:18
Jakarta: Terdakwa kasus dugaan berita bohong, Ratna Sarumpaet menjalani sidang pembacaan putusan sela Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ratna berharap majelis hakim menerima eksepsi atau nota keberatannya.
 
"Optimis bismillah, insyaallah dikasih keadilan," kata Ratna di PN Jakarta Selatan, Selasa, 19 Maret 2019.
 
Ratna mengaku berharap yang terbaik pada sidang keempat yang dijalaninya hari ini. Ibu dari artis Atiqah Hasiholan yakin tak melakukan seperti apa yang dituduhkan dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berharap saja yang terbaik. Karena saya mengerti persoalannya, kalau sesuai yang saya pahami walaupun saya awam memang saya enggak melakukan apa yang dituduhkan," ujar Ratna.
 
Saat ini Ratna telah duduk di kursi pesakitan untuk mendengarkan putusan sela Majelis Hakim di ruang sidang utama Prof H Oesmar Seno Adji, PN Jakarta Selatan. Dia turut ditemani anaknya, Atiqah Hasiholan.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) pekan lalu telah menyampaikan tanggapan atas eksepsi atau nota keberatan kuasa hukum Ratna. JPU menilai, eksepsi yang disampaikan kuasa hukum terdakwa sudah melampaui batas ruang lingkup eksepsi. JPU meminta majelis hakim menolak eksepsi tersebut.
 
"Sebagaimana dalam Pasal 156 ayat 2 KUHAP atau dengan kata lain sudah di luar pokok materi eksepsi dan telah masuk dalam pokok materi perkara," kata JPU Daru di PN Jakarta Selatan, Selasa, 12 Maret 2019.
 
Baca: Ratna Sarumpaet Mengaku Berbohong soal Penganiayaan
 
Ratna mengajukan eksepsi atas dasar keberatan dengan dakwaan yang diterimanya. Ia tak terima disebut menyebarkan berita bohong untuk membuat keonaran dan menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
 
Kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak di kenal di Bandung, Jawa Barat.
 
Ratna kemudian mengakui kabar itu tak benar. Mukanya lebam karena menjalani operasi plastik.
 
Ratna ditahan setelah ditangkap di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Saat itu, Ratna hendak terbang ke Chile.
 
Ratna ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif