Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengenakan rompi tahanan KPK. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengenakan rompi tahanan KPK. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Dokumen Wahyu Jadi Bukti Suap Caleg PDIP

Nasional kpu OTT KPK
M Sholahadhin Azhar • 15 Januari 2020 18:42
Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mendukung pengusutan kasus Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Semua dokumen koleganya diserahkan ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kepentingan penyidikan.
 
"Semua surat yang berkaitan dengan hal ini (PAW Harun Masiku) diminta oleh penyidik KPK," kata Arief usai sidang DKPP di KPK, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Menurut dia, selain dokumen pengajuan PAW Harun, berkas lain juga disita penyidik. Tapi Arief tak memerinci surat-surat yang disita. Dia mengaku tak hafal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, Arief memastikan pihaknya bakal mendukung KPK. Jika penyidik membutuhkan dokumen lain yang berkaitan dengan kasus ini, Arief dengan senang hati memberikan berkas tersebut.
 
"Pokoknya apa yang diminta dan kita punya, akan kita berikan," katanya.
 
KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020. Wahyu Setiawan diduga menerima suap untuk mengupayakan pergantian antarwaktu Harun Masiku.
 
KPK juga menyita uang Rp400 juta dalam pecahan mata uang dolar Singapura saat OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Sebelumnya, Wahyu juga diduga telah menerima suap Rp200 juta.
 
Lembaga Antirasuah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya sekaligus mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, menjadi tersangka penerima suap.
 
Kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan pihak swasta, Saeful, menjadi tersangka penyuap. Saeful diduga menjadi staf di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
 


 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif