Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta mahasiswa untuk membiasakan jujur dalam mengerjakan tugas. Tindakan koruptif bisa dimulai dari kebiasaan menyontek.
"Jika mahasiswa untuk mendapat nilai A prosesnya tidak mau belajar, malah menyontek atau memberi bingkisan kepada dosen. Maka kalau sudah tidak jujur sejak masa pendidikan seperti itu, saat bekerja dan menjabat pun pasti tidak jujur," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu, 7 Agustus 2022.
Ghufron mengatakan jujur merupakan kunci untuk menjadi antikorupsi. Mahasiswa diharap bisa memulai kebiasaan jujur untuk mencegah korupsi di masa depan.
Kebiasaan jujur dari mahasiswa dinilai penting. Pasalnya, para mahasiswa merupakan penerus bangsa.
KPK bakal membantu meningkatkan kejujuran para mahasiswa. Salah satu bantuan dari Lembaga Antikorupsi itu dengan membuat acara pendidikan antirasuah untuk para mahasiswa.
"Kenapa pendidikan antikorupsi ini dilakukan? karena salah satu sebab munculnya kejahatan korupsi dari niat orang berbuat jahat. Sehingga, niatan dan orientasi korupsi itu yang berusaha kita hindari," kata Ghufron.
Pendidikan antikorupsi diyakini bisa membuat tindakan koruptif hilang di masa depan. KPK menegaskan bakal terus menggaungkan pendidikan antikorupsi agar Indonesia bebas dari tindakan koruptif di masa mendatang.
"Negara dibuat oleh pendiri bangsa untuk adil dan makmur, namun karena praktik korupsi menggagalkan tercapainya tujuan negara," tegas Ghufron.
Jakarta:
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta mahasiswa untuk membiasakan jujur dalam mengerjakan tugas. Tindakan
koruptif bisa dimulai dari kebiasaan menyontek.
"Jika mahasiswa untuk mendapat nilai A prosesnya tidak mau belajar, malah menyontek atau memberi bingkisan kepada dosen. Maka kalau sudah tidak jujur sejak masa pendidikan seperti itu, saat bekerja dan menjabat pun pasti tidak jujur," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu, 7 Agustus 2022.
Ghufron mengatakan jujur merupakan kunci untuk menjadi
antikorupsi. Mahasiswa diharap bisa memulai kebiasaan jujur untuk mencegah korupsi di masa depan.
Kebiasaan jujur dari mahasiswa dinilai penting. Pasalnya, para mahasiswa merupakan penerus bangsa.
KPK bakal membantu meningkatkan kejujuran para mahasiswa. Salah satu bantuan dari Lembaga Antikorupsi itu dengan membuat acara pendidikan antirasuah untuk para mahasiswa.
"Kenapa pendidikan antikorupsi ini dilakukan? karena salah satu sebab munculnya kejahatan korupsi dari niat orang berbuat jahat. Sehingga, niatan dan orientasi korupsi itu yang berusaha kita hindari," kata Ghufron.
Pendidikan antikorupsi diyakini bisa membuat tindakan koruptif hilang di masa depan. KPK menegaskan bakal terus menggaungkan pendidikan antikorupsi agar Indonesia bebas dari tindakan koruptif di masa mendatang.
"Negara dibuat oleh pendiri bangsa untuk adil dan makmur, namun karena praktik korupsi menggagalkan tercapainya tujuan negara," tegas Ghufron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)