Beberapa Hakim PN Jaksel Tak <i>Ngantor</i> Usai OTT
Suasana di PN Jaksel menjelang sidang terdakwa teroris Aman Abdurrahman. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Beberapa dari 30 hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan belum hadir usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) operasi tangkap tangan (OTT) semalam. Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Ahmad Guntur, membenarkan hal itu.

Meski begitu, Guntur belum tahu soal OTT yang dilakukan KPK. "Sampai saat ini kita belum tahu apakah (hakim yang ditangkap) dari (PN) Jaksel atau bukan. Kita hanya lihat berita di televisi," kata Guntur di PN Jaksel, Rabu, 28 November 2018.

Guntur mengatakan belum ada keterangan dari para hakim terkait ketidakhadiran itu. Namun, ia memastikan seluruh panitera hadir.


Ia menambahkan KPK juga tidak menginformasikan apa pun. "Ada beberapa hakim yang sampai saat ini belum masuk. Belum ada informasinya apakah sakit atau apa. Pak Ketua juga tidak tahu, belum ada informasi," tutur dia. 

(Baca juga: Hakim dan Panitera PN Jaksel Terjaring OTT)

Terkait informasi penangkapan itu, Guntur mengatakan, ketua PN Jaksel akan mengadakan rapat. Ini sekaligus untuk mengetahui duduk perkara 

"Pimpinan barusan akan rapat untuk mencari tahu, jadi informasi belum tahu juga," tuturnya.

KPK menangkap tangan enam orang yang terdiri dari hakim dan panitera PN Jaksel pada Selasa, 27 November malam, hingga Rabu dini hari, 28 November 2018. Keenamnya sudah berada di gedung KPK. 

Ketua KPK Agus Rahardjo tak menyebut secara rinci perkara yang melibatkan keenam orang tersebut. Ia hanya memberi informasi penangkapan berkaitan dengan penanganan perkara perdata di PN Jaksel. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id