Dukungan untuk mengungkap kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia
Dukungan untuk mengungkap kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia

Aktivis HAM Desak Kasus Munir Dituntaskan

Nasional kasus munir hak asasi manusia
Dhika Kusuma Winata • 19 Oktober 2020 06:21
Jakarta: Aktivis hak asasi manusia (HAM) yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) meminta pengusutan kasus pembunuhan pegiat HAM Munir Said Thalib tidak berhenti menyusul kepergian eks narapidana Pollycarpus Budihari Prijanto. Pollycarpus yang divonis bersalah dalam pembunuhan Munir itu meninggal Sabtu, 17 Oktober 2020.
 
"Perlu kami tegaskan kembali meski seseorang yang terkait pembunuhan Munir telah meninggal, pengusutan kasus di tingkatan semua pelaku pembunuhan Munir tidak boleh berhenti untuk dilakukan," kata Ketua KASUM Usman Hamid dalam diskusi daring, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
KASUM meminta aparat menyelidiki meninggalnya Pollycarpus yang dikabarkan terkena covid-19. Penyelidikan kematian Pollycarpus patut dilakukan secara objektif untuk menghindari kecurigaan publik. Pasalnya, Pollycarpus diyakini memiliki informasi terkait pembunuhan Munir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Usman menyebut banyak bukti investigasi serta putusan pengadilan yang bisa dikembangkan untuk mengungkap dugaan pelaku lain dalam kasus itu. Hingga kini, pelaku intektual yang diduga merancang pembunuhan Munir juga belum diungkap
 
Direktur Amnesty International Indonesia itu meminta pemerintah maupun aparat penegak hukum serius menuntaskan kasus itu. Pasalnya, ia menilai kendala pengusutan selama ini terletak pada komitmen politik bukan persoalan teknis pembuktian.
 
Baca: Sebelum Meninggal, Pollycarpus Dirawat Selama 16 Hari Akibat Covid-19
 
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta Yogi Zul Fadhli menyebut proses hukum dalam kasus pembunuhan Munir pada 7 September 2004 tak mengalami kemajuan signifikan. Penegak hukum hanya mampu mempidana pelaku lapangan.
 
"Berangkat dari fakta-fakta yang ada, kita melihat akhirnya proses hukum tidak pernah tuntas," ujar Yogi.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif