ilustrasi/Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez
ilustrasi/Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez

Eks Ketua DPR Marzuki Alie Diperiksa Terkait Kasus Nurhadi

Nasional kpk Suap di MA
Fachri Audhia Hafiez • 16 November 2020 11:56
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan mantan Ketua DPR Marzuki Alie terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Marzuki diperiksa untuk tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.
 
"Diperiksa sebagai saksi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin, 16 November 2020.
 
Ali belum mengungkap keterkaitan Marzuki dengan Nurhadi. Diduga kuat, pemeriksaan berkaitan dengan peran Hiendra menyuap Nurhadi dalam penanganan perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Marzuki sempat disebut dalam persidangan Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, Rabu, 11 November 2020. Hengky Soenjoto, kakak Hiendra Soenjoto, yang bersaksi dalam persidangan itu, mengaku pernah diminta Hiendra menghubungi Marzuki.
 
Baca:Sekretaris Deputi Kemenpan RB Diperiksa Terkait Kasus Nurhadi
 
Permintaan Hiendra berkaitan dengan perkara yang tengah menjeratnya dengan pegawai PT MIT Azhar Umar. Hiendra sempat ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya kala itu.
 
Hengky juga diperintah Hiendra menawarkan cessie atau surat pembayaran utang dari UOB Rp110 miliar kepada Marzuki. Syaratnya, Marzuki harus menjadi Komisaris PT MIT.
 
Hiendra ditangkap KPK pada 28 Oktober 2020 di salah satu apartemen di kawasan BSD Tangerang Selatan, Banten. Hiendra ditangkap setelah buron sejak 11 Februari 2020.
 
Dia diduga menyuap Nurhadi Rp45,7 miliar. Fulus diberikan melalui menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono. Suap dimaksudkan memenangkan Hiendra dalam penanganan perkara perdata PT Multicon Indrajaya Terminal.
 
Nurhadi dan Rezky selaku penerima suap tengah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Keduanya didakwa menerima uang haram Rp83 miliar dari tujuh perkara yang diurus.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif