Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Tiga Saksi Diperiksa Terkait Penembakan Gas Air Mata ke Ambulans

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Kautsar Widya Prabowo • 14 Oktober 2020 12:28
Jakarta: Polda Metro Jaya mendalami kasus mobil ambulans yang ditembaki gas air mata oleh petugas saat aksi demonstrasi Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Sejumlah saksi terkait peristiwa itu dimintai keterangan lebih lanjut.
 
"Tiga (saksi) saat ini diperiksa Polda Metro," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto saat dikonfirmasi, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Selain itu, Kapolsek Menteng AKBP Guntur Muhammad mengakui ada pihak yang ditangkap atas kejadian tersebut. Namun, dia tak menjelaskan detail penangkapan, termasuk identitas pihak yang ditangkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Ada yang) sudah diamankan. Nanti Humas (Polda Metro Jaya) aja yang jelasin," ucap dia.
 
Baca: Sebagian CCTV di Jakarta Mati Pascademo UU Ciptaker
 
Sebelumnya, video penembakan mobil ambulans berudarasi 23 detik viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sebuah mobil ambulans yang berada di lokasi unjuk rasa penolakan UU Ciptaker ditembaki oleh anggota polisi menggunakan gas air mata.
 
Ambulans tampak berjalan mundur dengan pintu depan dan pintu belakang terbuka. Ambulans tersebut kemudian tancap gas untuk menghindari tembakan gas air mata.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif