Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy, resmi menjadi tersangka. Instagram @tubagusjoddy.
Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy, resmi menjadi tersangka. Instagram @tubagusjoddy.

Tubagus Joddy Mengakui Ngebut, Buat InstaStory, Hingga Telepon Orang Tua Saat Menyetir

Nasional Vanessa Angel Vanessa Angel Kecelakaan Vanessa Angel Meninggal Dunia Sopir Vanessa Sengaja Lalai
Cindy • 11 November 2021 17:44
Jakarta: Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakan maut yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Andriansyah di Tol Jombang Km 672. Polisi pun menguak kejdian sesaat sebelum kecelakaan nahas itu. 
 
Tubagus Joddy diketahui tengah bermain ponsel saat sedang menyetir mobil dengan kecepatan tinggi. Ini terbukti dari jejak digital Joddy di media sosial Instagram. 
 
"Ada di media sosial (Instagram) sebagai petunjuk, setelah kami telusuri betul dia di beberapa tempat bermain hp, ini suatu kesengajaan yang dia lakukan," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur Kombes Pol Latif Usman, Kamis, 11 November 2021. 

Joddy ngebut hingga 130 km/jam

Keadaan mobil yang ditumpangi Vanessa Angel beserta keluarga mengalami kecelakaan di Tol Mojokerto-Jombang KM 672, Kamis, 4 November 2021. Dokumentasi istimewa.jpeg
Keadaan mobil yang ditumpangi Vanessa Angel beserta keluarga mengalami kecelakaan di Tol Mojokerto-Jombang KM 672, Kamis, 4 November 2021. Dokumentasi istimewa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam unggahan Instagram (Insta) Story yang sempat dihapus, Tubagus Joddy terlihat berkendara dengan kecepatan tinggi di Km 555 mengarah ke Surabaya. Setelah hampir satu jam unggahan dibuat, kecelakaan terjadi di Km 672. 
 
"Kecepatannya telah dihitung tim penyidik, kecepatan pada saat terjadinya itu (kecelakaan) adalah 130 kilometer per jam. Sedangkan rambu-rambu di ruas jalan itu terpasang 80 kilometer per jam," ungkap Latif. 
 
Baca: Joddy Sang Sopir Jadi Tersangka, Ayah Vanessa Angel: Kami Tidak Menuntut, Tapi...

Sempat telepon orang tua

Selain bermain media sosial, Tubagus Joddy juga sempat menghubungi orang tua sesaat sebelum kejadian. Joddy diketahui menghubungi orang tuanya pada pukul 11.38 WIB, sementara kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.35 WIB. 
 
"Yang bersangkutan (Joddy) mengakui sedang menghubungi orang tuanya. Tersangka dan orang tuanya sudah kami periksa dan membenarkan panggilan tersebut," ucap Latif. 

Joddy terancam 12 tahun penjara

Atas kelalaiannya, Tubagus Joddy disangkakan dua pasal yakni pasal 310 ayat 4 dan pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu LIntas dan Angkutan Jalan. Dia terancam hukuman penjara 12 tahun. 
 
Pasal 310 ayat 4 berbunyi, "Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta." 
 
Sementara, Pasal 311 ayat 5 berbunyi, "Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp24 juta."  
 
(CIN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif