Analis Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 22 Mei 2019. Foto: M. Rodhi Aulia/Medcom.id
Analis Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 22 Mei 2019. Foto: M. Rodhi Aulia/Medcom.id

Wajib Militer Ampuh Menangkal Radikalisme

Nasional bela negara Tangkal Radikalisme
Candra Yuri Nuralam • 14 November 2019 10:59
Jakarta: Wacana wajib militer untuk mahasiswa dan pelajar dinilai bisa menangkal penyebaran paham radikal. Wajib milter meningkatkan kecintaan Tanah Air.
 
"Wajib militer dalam konteks bela negara ini untuk membangun daya tangkal warga negara atas ancaman negara termasuk radikalisme, juga meningkatkan nasionalisme dan cinta tanah air," kata pengamat intelijen Stanislaus kepada Medcom.id, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
 
Menurut dia, pemerintah kesulitan menghalau radikalisme. Pemerintah belum mengantongi cara ampuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia berharap program wajib militer jadi jawaban pemerintah melawan radikalisme. "Ini memang penting dilakukan agar nasionalisme dan daya tangkal atas ancaman negara menjadi kuat pada generasi muda," ujar dia.
 
Di sisi lain, Stan menilai Indonesia sedikit terlambat menjalankan program bela negara. Negara-negara lain, kata dia, menerapkan program tersebut sejak lama dengan sangat ketat.
 
"Soal positf atau negatif tergantung dari bentuk bela negaranya," ujar dia.
 
Stan menyarankan pemerintah membangun pola yang baik menyisipkan wajib militer kepada mahasiswa atau pelajar. Jangan sampai wajib militer memperpanjang masa pendidikan.
 
"Secara teknis bisa dilakukan melalui ekstra kurikuler pramuka yang wajib seperti yang sudah di lakukan di jenjang SMA, untuk mahasiswa juga bisa diatur, yang paling penting justru disiapkan peratutan perundangannya sehingga dasar pelaksanaannya jelas, dan ditaati warga negara," kata dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif