Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Presiden Jokowi Diminta Rombak Total Institusi Polri

Kautsar Widya Prabowo • 04 September 2022 04:02
Jakarta: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera melakukan reformasi institusi Polri secara total. Hal itu buntut dugaan penganiyaan dilakukan oleh oknum polisi kepada anggota HMI di beberapa daerah yang tengah melakukan unjuk rasa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 
 
"Meminta kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo untuk segera menyelamatkan Institusi Polri sebagai amanat reformasi dari kegagalan Kapolri dalam melakukan pembinaan terhadap anggotanya," ujar Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) HMI Cabang Makassar, Ilham dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 3 September 2022. 
 
Ilham menilai tindakan represif aparat kepolisian tersebut menunjukkan tindakan kesewenang-wenangan institusi polri terhadap hukum. Termasuk, kata dia, dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang dilakukan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
 

Baca: Mantan Pengacara Bharada E Dilaporkan Terkait Penodaan Agama


Selain itu, Sambo, kata Ilham, tidak seorang diri dalam tindakan pelanggaran hukum. Jenderal bintang dua itu melibatakan puluhan anggotanya dalam memuluskan rencanan pembunuhan.

"Satu demi satu fakta terungkap, melibatkan puluhan anggota polri hampir disemua kepangkatan. Hal ini ternyata dikarenakan hubungan relasi yang diduga saling berkaitan erat," bebernya.
 
Atas rentetan persolan itu, HMI mendorong Presiden Jokowi segera mengevaluasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia meminta Listyo segera dicopot.
 
"Karena dianggap telah gagal dalam melaksanakan tugasnya," bebernya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(AGA)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>