Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kompleks Kejaksaan Agung. Foto: Medcom.id/ Cindy
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kompleks Kejaksaan Agung. Foto: Medcom.id/ Cindy

Kejagung Telusuri Aset Benny Tjokrosaputro

Nasional Jiwasraya
Cindy • 05 Februari 2020 04:06
Jakarta: Tim Pelacakan Aset pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menelusuri aset-aset milik Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro. Seluruh aset yang telah diblokir itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
 
"Kita blokir di sana. mungkin penyidik menemukan atas nama tersangka BT. Di laporan seperti apa ini fungsi pengecekan. Bisa juga kerjasama dan sebagainya. Tapi penyidik sudah lakukan pemblokiran terhadap semua aset yang diduga tersangka BT," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono di Kejagung, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Hari mengatakan pelacakan dilakukan di beberapa tempat yakni PT Trimega Adiarta berlokasi di Desa Neneng, Kabupaten Lebak, Banten. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Kencana Raya Nusa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian beberapa bidang tanah di Ciawi Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten. Termasuk, tanah dan bangunan di Desa Pasaraian Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor. Terdapat dua perumahan Milenium City seluas 20 hektar dan Forrest Hill seluas 60 hektar di lokasi tersebut.
 
Selanjutnya, PT Chandra Tribina di Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Ada juga satu bidang tanah seluas 10 hektare di Desa Pinggu, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
 
"Nah, bagaimana isi terhadap kelanjutannya itu merupakan domainnya penyidik yang nantinya akan dibuka seluas-luasnya," kata dia.
 
Hari juga memastikan tim penyidik bakal mendalami aset-aset milik empat tersangka lain. Kejagung hingga saat ini masih menghitung seluruh aset yang telah disita.
 
"Kalau betul yang di sana asetnya tersangka kita cek nilainya berapa," pungkasnya.
 
Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Mereka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.
 
Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif